Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Tentara Inggris Natal di Lebih dari 30 Negara Tahun Ini

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Desember 2019 20:50 8:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Desember 2019 20:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan tentara Inggris merayakan Natal tahun ini jauh dari rumah dan keluarga mereka di lebih dari 30 negara.

Sekitar 11.000 anggota pasukan angkatan darat, laut dan udara Inggris saat ini ditugaskan di 35 misi di luar negeri termasuk Afghanistan dan Iraq.

Lebih dari 1.000 personel ditempatkan di Falkland Islands di Atlantik Selatan, sementara pasukan angkatan udara tetap bersiaga di Karibia selama musim badai ini, kata Kementerian Pertahanan Inggris hari Selasa (24/12/2019).

Angkatan Laut Kerajaan Inggris akan mengoperasikan 14 kapal di laut pada Hari Natal, termasuk HMS Defender, yang digunakan untuk menyita crystal meth bernilai £3,3 juta dia Laut Arab hari Senin, lapor BBC.

Menteri Pertahanan Ben Wallace memuji “ketidakegoisan” personel militer dan keluarga mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Natal kali ini, seperti hari-hari lain, tentara pria dan wanita kita menunjukkan profesionalisme unik mereka di berbagai belahan dunia dan di dalam negeri,” kata Menhan Inggris.

Wallace, yang pernah berdinas di Scots Guards sebelum terjun ke politik, mengatakan bahwa dia mengetahui seperti apa rasanya bekerja jauh dari rumah semasa Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan mendonasikan lebih dari 14.000 paket ransum tentara yang tidak terpakai ke organisasi amal makanan sisa FareShare, yang akan membagikannya ke para tunawisma di London pada masa Natal.

Ransum itu tidak perlu disimpan dalam lemari pendingin dan terdiri dari paket sarapan, makan siang dan malam seperti bubur, sosis, pasta dan kacang panggang.

Hari Kamis pekan lalu, Menteri Pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa ada kekurangan dana dalam anggaran kementeriannya.

Militer diberi tambahan £2,2 miliar dalam review pengeluaran bulan September ketika pejabat pertahanan Inggris itu mengumumkan kenaikan 2,6% dalam anggaran pertahanan 2020-2021.

Namun, pengetatan anggaran antara tahun 2010 dan 2015 telah menimbulkan pertanyaan apakah militer Inggris sudah dilengkapi dengan peralatan memadai untum menghadapi ancaman keamanan di masa mendatang.

Pada bulan Februari, pengawas anggaran belanja di majelis rendah parlemen Inggris House of Commons mengatakan Kementerian Pertahanan menghadapi £7 miliar lubang hitam dalam rencana 10 tahunnya untuk melengkapi persenjataan pasukannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrismiliternatal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hujan Natal Tak Cukup Padamkan Kebakaran Lahan di Australia
Tulisan selanjutnya Perampok Bank Sawer Duit Curian Teriak “Merry Christmas”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?