Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Partial Lockdown Mulai 2 November

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2020 09:31 9:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Oktober 2020 09:31
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel hari Rabu (28/10/2020) mengumumkan bahwa mulai Senin 2 November negaranya akan memberlakukan “lockdown light” guna meredam laju infeksi coronavirus yang belakangan melonjak tajam.

Selama pemberlakuan lockdown “ringan” itu restoran dan bar ditutup kecuali untuk layanan pesan-antar. Acara-acara besar dibatalkan, perjalanan yang tidak perlu didesak untuk tidak dilakukan. Orang didorong sebisa mungkin untuk bekerja dari rumah. Warga hanya boleh melakukan pertemuan maksimal dari 2 keluarga dengan jumlah tidak melebihi 10 orang. Fasilitas hiburan seperti bioskop harus ditutup. Tempat rekreasi publik seperti kolam renang dan spa tidak boleh dibuka, dan acara olahraga tidak boleh menghadirkan kerumunan.

Sekolah dan taman kanak-kanak tetap boleh beroperasi. Kebaktian di gereja dan unjuk rasa masih bisa digelar karena alasan dilindungi konstitusi. Panti-panti jompo dapat menerima kunjungan. Toko diperbolehkan buka dengan jumlah pelanggan 1 per 10 meter persegi. Perbatasan wilayah negara tidak ditutup.

“Kita dalam situasi sangat serius,” kata Merkel saat mengumumkan kebijakan itu seperti dilansir DW.

“Jika infeksi berlanjut dengan laju seperti ini, kita akan mencapai batas kapasitas sistem kesehatan kita,” ujarnya, seraya mengakui bahwa itu merupakan keputusan politik yang sulit bagi pemerintah dan rakyat pasti merasakan dampaknya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pemimpin daerah dan federal akan bertemu dua pekan kemudian guna melihat apakah kebijakan tersebut berakibat positif dan akan melakukan perbaikan jika diperlukan.

Merkel berjanji perusahaan yang terdampak lockdown kali ini akan mendapatkan dukungan ekonomi dari pemerintah. Perusahaan dengan pegawai sampai 50 orang dan wirausahawan akan disokong 75% dari pendapatannya. 

Menurut berbagai media total €10 miliar sudah dianggarkan untuk keperluan tersebut.

Perusahaan-perusahaan besar akan diberikan bantuan sesuai aturan Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19Jermanpartial lockdown
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengenang 16 Tahun Pembantaian Tak Bai oleh Militer Thailand
Tulisan selanjutnya Kiai Abdullah Syukri Zarkasyi dan Pesan Kaderisasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?