Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia akan Selidiki Pelanggaran HAM Rezim China terhadap Muslim Uighur

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Desember 2019 22:54 10:54 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Desember 2019 22:54
Bagikan
Menlu Malaysia Datuk Saifuddin Abdullah dan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi setelah pertemuan di Wisma Negara Diayoutai, Beijing, September 2019.
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah Malaysia telah menunjuk International Institute of Islamic Thought and Civilisation (ISTAC) untuk melakukan studi secara rinci terkait laporan dugaan kekejaman dan kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah China terhadap Muslim Uighur di provinsi Xinjiang, kutip News Straith Times.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Saifuddin Abdullah mengatakan negaranya akan mengadopsi pendekatan langkah-demi-langkah dalam menyaring semua laporan yang diterima dari berbagai penjuru mengenai etnis Uighur.

“Selama pertemuan saya dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, saya memberi tahu dia bahwa kita akan mengambil pendekatan moderat dalam masalah ini.

“Malaysia tidak akan secara membabi buta mendukung laporan yang diberikan oleh pemerintah China atau secara terbuka mengkritik China. Kami ingin memastikan kebenaran di balik setiap dan setiap laporan yang kami terima tentang insiden di sana,” katanya kepada wartawan setelah menyerahkan bantuan kepada 260 sekolah dasar dan siswa sekolah menengah di daerah pemilihan Indera Mahkota di SMK Tengku Panglima Perang, hari Senin (30/12/2019).

“Kami ingin memastikan kebenaran di balik masing-masing dan setiap laporan yang kami terima tentang insiden di sana,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saifuddin, yang juga anggota parlemen Indera Mahkota, mengatakan di antara laporan yang diterima adalah bahwa lebih dari satu juta warga Uighur ditahan dan ditahan di kamp-kamp ‘pendidikan ulang’ yang oleh beberapa laporan digambarkan sebagai indoktrinasi dan kamp cuci-otak.

“Kami perlu memverifikasi ini, termasuk gerakan separatis Uighur di Provinsi Xinjiang dan apakah ada unsur terorisme dalam masalah ini,” tambahnya.

Pekan lalu, ratusan orang berkumpul di dekat Kedutaan Besar China di Jalan Ampang untuk memprotes normalisasi dan pendidikan ulang minoritas Muslim di provinsi tersebut.

Sebanyak 10 juta Muslim Uighur, tinggal di wilayah Xinjiang di China Barat. Warganya yang berasal dari etnis Turki ini membentuk sekitar 45% dari populasi Xinjiang, telah lama diperlakukan secara diskriminatif.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, lebih dari 1 juta orang, atau sekitar 7% dari populasi Muslim di Xinjiang, telah dipenjara di sebuah kamp bernama “pendidikan ulang politik”.

September lalu, Human Rights Watch menuduh China melakukan “kampanye sistematis pelanggaran hak asasi manusia” terhadap Uighur Muslim di Xinjiang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaISTACMalaysiaMuslim UighurTiongkokuighur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Anggota Navy SEAL Thailand Wafat akibat Infeksi Darah Setelah Penyelamatan di Gua
Tulisan selanjutnya Zionis-Israel Mencuri Jutaan Dolar Uang Rakyat Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?