Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wales Sediakan Dana £3,3 Juta Atasi Kemiskinan Masa Haid

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Januari 2020 19:53 7:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Januari 2020 19:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setiap sekolah dan perguruan tinggi di wilayah Wales, Inggris, akan diberikan akses ke dana £3,1 juta untuk mengatasi “kemiskinan masa haid” di tahun 2020.

Pemerintah Wales mengatakan akan menyediakan dana guna memastikan produk sanitari tersedia bagi pelajar yang memerlukannya.

Ini sudah tahun kedua dana sebesar itu disediakan untuk membeli pembalut wanita.

Dana £220.000 lain akan diberikan ke dewan-dewan daerah, guna memastikan pembalut tersedia di perpustakaan, di tempat-tempat pertemuan umum bagi kaum Hawa yang tidak mampu membelinya.

Amber dan Rebecca, dari Carmathenshire Youth Council, mengatakan masalah kemiskinan masa haid itu disoroti dalam pertemuan UK Youth Council.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sungguh kami semua tercengang, ketika mengetahui remaja-remaja putri di daerah ini ketinggalan pelajaran dan bahwa 1 dari setiap 10 anak perempuan usia 14-21 di Inggris tidak sanggup membeli produk sanitasi (pembalut). Oleh karena itu sebagai dewan pemuda kami memutuskan untuk mengadakan kampanye kemiskinan masa haid,” kata aktivis pemuda tersebut seperti dikutip BBC Kamis (3/1/2020).

“Di setiap sekolah kami meletakkan kotak berisi paket tampon dan pembalut gratis yang dapat diambil para siswi kapan saja selama jam sekolah,” imbuh mereka.

Mereka juga mengadakan kerja sama dengan jaringan toko kosmetik ternama The Body Shop, di Carmarthen, guna memastikan kaum Hawa mendapatkan akses produk sanitari gratis setiap hari, tidak hanya di sekolah.

“Sungguh menyedihkan ada stigma dan anak-anak gadis mungkin merasa malu untuk meminta bantuan. Jadi dengan menempatkannya di sekolah, di perkumpulan pemuda, di toko Body Shop, anak-anak perempuan bisa mendapatkan produk itu tanpa stigma lagi.”

Wakil menteri pemerintah Wales yang juga pimpinan kode etik dewan setempat Jane Hutt mengatakan bahwa pemerintah mengalami kemajuan dalam menanggulangi kemiskinan masa haid. Pada tahun 2019 pemerintah Wales menyediakan dana £2,3 juta untuk pengadaan produk sanitasi gratis, dan untuk tahun 2020 disediakan dana £3,3 juta.

Elyn Stephens, anggota dewan daerah Rhondda Cynon Taff, berharap dana besar yang disediakan pemerintah Wales itu tidak dipakai sesuka hati oleh pemerintah-pemerintah daerah di bawahnya. Dia juga berharap nantinya siapa saja warga Wales yang membutuhkan produk sanitari gratis itu bisa mengaksesnya, tidak peduli di wilayah kodepos mana mereka tinggal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:haidinggriskemiskinanpembalutWales
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 409 Ribu Warga Korban Banjir-Longsor Jabodetabek, Kota Bekasi Paling Banyak
Tulisan selanjutnya Buhari Berhenti Jadi Presiden Nigeria Bila Periode Kedua Berakhir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?