Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Pria Mati Tergeletak di Trotoar Kota Wuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Januari 2020 18:56 6:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Januari 2020 18:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria berambut putih mengenakan masker tergeletak tak bernyawa di trotoar kota Wuhan, pusat epidemi coronavirus China, dengan satu kantong plastik belanjaan melekat di tangannya.

Di jalan yang biasanya sangat ramai di Wuhan, sebuah kota industri berpenduduk 11 juta jiwa yang saat ini dikarantina, hanya tampak beberapa orang pengguna jalan dan mereka tidak berani mendekati pria malang tersebut.

Jurnalis-jurnalis AFP melihat mayat itu hari Kamis pagi (30/1/2020), tidak lama sebelum ambulan datang bersama petugas polisi dan staf medis berpelindung tubuh lengkap.

Pria berambut putih itu membujur telentang di depan sebuah toko furnitur yang tutup. Petugas medis yang mengenakan overall berwarna biru dengan berhati-hati menutup jasad tersebut dengan selimut biru.

Mobil ambulan kemudian pergi, polisi menumpuk kardus-kardus supermarket untuk menghalangi jasad dari pandangan publik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

AFP tidak dapat memastikan bagaimana pria itu, yang kelihatannya berusia 60-an tahun, meninggal dunia. AFP mengontak polisi dan pejabat kesehatan setempat tetapi tidak dapat memperoleh keterangan lebih lanjut.

Seorang wanita pengguna jalan yang melintas dekat mayat pria itu, yang terbujur mengenakan piyama merah muda dan topi Mao, berkeyakinan bahwa orang tersebut wafat akibat coronavirus.

“Sungguh mengerikan, sekarang ini banyak orang mati,” ujarnya.

Posisi mayat tersebut berada di satu blok jauhnya dari Rumah Sakit Wuhan Nomor 6, salah satu fasilitas medis yang dipakai untuk menanggulangi wabah coronavirus.

Satu tim forensik yang memeriksa jasad itu langsung disemprot dengan cairan disinfektan oleh rekan-rekannya setelah melepas pakaian pelindung yang mereka kenakan.

Seorang pria yang tampak asyik merokok di dekat lokasi kejadian dibentak polisi agar mematikan rokoknya dan segera mengenakan masker. Pria itu bersegera menuruti perintah polisi.

Selama dua jam jurnalis AFP mengamati kondisi di sekitar jasad pria malang itu, sedikitnya ada 15 ambulan melintas, menanggapi panggilan darurat di tempat lain.

Akhirnya, sebuah mobil van berjendela hitam tiba untuk mengambil jasad tersebut. Tubuh pria malang itu dimasukkan ke dalam kantong mayat berwarna kuning dan dimasukkan ke dalam van dengan bantuan tandu.

Petugas kebersihan langsung bergerak membersihkan lokasi kejadian, begitu mobil van itu pergi. Mereka menyemprotkan disinfektan ke jalan di mana mayat tergeletak.

Wuhan merupakan episentrum wabah coronavirus jenis baru, yang kemudian diberi nama 2019-nCoV, yang diyakini melompat dari hewan liar yang dijual di sebuah pasar di kota itu ke manusia.

Laporan terakhir menyebutkan bahwa para ahli mengkonfirmasi virus baru tersebut tidak lagi hanya menular dari hewan ke manusia, tetapi juga bisa dari manusia ke manusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusWuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yunani akan Buat Penghalang Terapung untuk Mencegah Migran Masuk Wilayahnya
Tulisan selanjutnya Malaysia Tindak Tegas Penjual Masker yang Menaikkan Harga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?