Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Mengaku akan Terus Mendukung Perjuangan Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Februari 2020 09:50 9:50 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Februari 2020 09:50
Bagikan
arab saudi palestina
Bagikan

Hidayatullah.com – Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah, Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, memastikan bahwa Kerajaan Arab Saudi telah mempertimbangkan masalah Palestina sebagai prioritasnya dan akan terus melakukan itu karena ini adalah kebijakan luar negeri garis depannya sejak pendirian Kerajaan oleh mendiang Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud lapor Saudi Press Agency (SPA), baru-baru ini.

Berbicara pada sesi KTT Darurat Dewan Liga Arab, yang dimulai di Kairo, menteri luar negeri Arab Saudi itu memberitahu rekan Arabnya dan diplomat paling senior lainnya bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak pernah tergelincir atau tertinggal dalam mendukung rakyat Palestina, menggunakan cara apapun untuk mengembalikan hak-hak sah rakyat Palestina dan memperoleh negara Palestina yang merdeka yang didirikan dengan kedaulatan penuh di wilayah Palestina sesuai pada tahun 1967 dengan Al-Quds Timur sebagai ibukotanya.

Kerajaan Arab Saudi telah mengerahkan upaya-upaya yang mempelopori untuk tercapainya kemenangan rakyat Palestina dan berdiri di sisi mereka dalam semua panggung internasional untuk merebut hak-hak sah mereka, ia mengatakan dalam konferensi tersebut, mengutip proposal Arab Peace Initiative bersejarah Arab Saudi pada tahun 2002 yang menyebutkan bahwa opsi militer telah gagal meraih perdamaian atau keamanan untuk kedua pihak berkonflik dan, sebaliknya, mendorong perdamaian yang adil dan komprehensif melalui negosiasi adalah opsi strategis.

Karena Kerajaan berjanji mendukung upaya dan inisiatif yang saat ini berlangsung untuk mendorong roda negosiasi maju dalam mencapai solusi yang adil dan komprehensif untuk masalah Palestina, Kerajaan memastikan bahwa, untuk mensukseskan upaya itu, masalah ini mengharuskan tujuan akhir tercapai hanyalah dengan solusi yang menjamin hak-hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka mereka dengan Al-Quds Timur sebagai ibu kota, menurut kerangka dan referensi yang diumumkan.

Menteri luar negeri Arab Saudi itu juga menunjuk bahwa Kerajaan Arab Saudi, yang muncul dari posisi mendukungnya terhadap Masalah Palestina dan Presiden Mahmoud Abbasnya, sekali lagi menegaskan bahwa Kerajaan berdiri di sisi rakyat Palestina dan tetap mendukung pilihan mereka untuk meraih harapan dan aspirasi mereka dan akan terus berkomitmen untuk mendukung rakyat Palestina di semua tingkat, terutama apa yang dapat disepakati oleh pihak-pihak Palestina dan akan terus mendukung keputusan nasional mereka.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBaitul MaqdisMasjidil Harampalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Menolak Rencana ‘Kesepakatan Abad Ini’
Tulisan selanjutnya Turki Menyerang Balik Tentara Bashar setelah 5 Prajuritnya Ditembak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?