Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terdakwa Pelaku Pembantaian 51 Muslim di Masjid New Zealand Akhirnya Mengaku Bersalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2020 13:28 1:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2020 13:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pria Australia yang didakwa melakukan pembunuhan 51 orang di dua masjid di kota Christchurch, New Zealand, tiba-tiba mengubah pendiriannya dan mengakui semua dakwaan.

Pada 15 Maret 2019, seorang pria berpakaian seperti seragam militer bersenjatakan beberapa senapan otomatis menembak mati 51 jamaah di Masjid Al-Noor dan Linwood yang berada di kota Christchurch. Empat puluh sembilan orang lainnya juga terluka dalam serangan itu, yang disiarkan langsung lewat internet.

Serangan itu mengejutkan New Zealand, negara kecil yang selama ini dikenal relatif aman dan damai.

Pelaku serangan itu, Brenton Tarrant, seorang bekas instruktur kebugaran dari Australia, sejak awal mengaku tidak bersalah atas dakwaan-dakwaan yang diajukan jaksa.

Dalam persidangan hari Kamis (26/3/2020) di Christchurch High Court, tiba-tiba Tarrant mengaku bersalah atas semua dakwaan, yaitu 51 pembunuhan, 40 percobaan pembunuhan dan satu dakwaan terorisme, lansir The Guardian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Oleh karena New Zealand mulai hari ini mulai memberlakukan lockdown guna meredam wabah coronavirus, Tarrant tidak dihadirkan di ruang persidangan dan mengubah pengakuannya dari dalam sel di penjara Auckland lewat tautan video yang ditayangkan langsung.

Dengan pengakuan Tarrant itu, maka persidangan tidak perlu berlarut-larut. Persidangan selanjutnya direncanakan akan digelar pada 2 Juni.

Pengakuan bersalah terdakwa itu sangat mengejutkan warga Selandia Baru, yang sebagian besar mulai “terkurung di rumah” karena lockdown, kata Komisioner Polisi Mike Bush.

“Persiapan persidangan itu dilakukan secara singkat setelah terdakwa mengindikasikan, lewat pengacaranya pada hari Selasa sore (24/3/2020), bahwa dia ingin segera dihadirkan di persidangan,” kata Bush dalam sebuah pernyataan.

Bush mengatakan dua imam dari masjid Al-Noor dan Linwood Avenue menghadiri persidangan sebagai perwakilan dari pihak korban.

Begitu mendadaknya rencana persidangan tersebut, keluarga korban yang berbicara kepada The Guardian bahkan mengaku tidak tahu persidangan Tarrant digelar hari Kamis ini.

Pengelola media mendapat pemberitahuan tentang jadwal persidangan mendadak itu pada hari Rabu, tetapi mereka tidak diberitahu apa agenda persidangannya. Pemberitahuan itu datang hanya beberapa jam sebelum lockdown Covid-19 mulai diberlakukan pada tengah malam.

Sidang pembacaan keputusan hukuman tidak akan dilakukan sampai semua korban atau perwakilannya yang ingin mengikuti persidangan dapat hadir, kata polisi. Namun, dikarenakan ada kebijakan lockdown Covid-19, persidangan itu sepertinya tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat.

Masa tahanan Brenton Tarrant masih berlaku sampai 1 Mei 2020.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brenton TarrantmasjidMuslimNew Zealand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China: Infeksi Coronavirus Impor Bertambah, Lokal Sudah 2 Hari Nihil
Tulisan selanjutnya vaksin nusantara LBH Street Lawyer Minta Menkes Mundur Terkait Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?