Hidayatullah.com—Puluhan dokter dan perawat dari India akan diperbolehkan terbang ke Uni Emirat Arab guna membantu menangani wabah Covid-19.
Para pejabat mengatakan 88 orang staf medis diberi izin untuk meninggalkan India dan memasuki UEA dan diperkirakan mereka akan berangkat dalam waktu dekat.
Dilansir The National Sabtu (2/5/2020), lewat Twitter Kedutaan Besar UEA di Delhi mengkonfirmasi bahwa “otoritas India memperbolehkan pengiriman gelombang pertama tim medis terdiri dari 88 tenaga spesialis, dokter dan perawat ke UEA dalam waktu dekat guna menyokong upaya UEA memerangi coronavirus.”
Uni Emirat Arab membatalkan semua penerbangan penumpang pada 19 Maret, dan sekarang sudah mulai mendatangkan kembali sekitar 30.000 pekerja asing secara bertahap dimulai dengan sektor yang dianggap penting.
Pejabat Kedubes India di Dubai mengatakan kepada media lokal bahwa di antara 88 tenaga medis yang didatangkan dari India ada pemukim UEA yang penerbangannya ditangguhkan sehingga tidak dapat kembali ke tempat mereka bekerja. Sebagian lain merupakan rekrutan baru yang menunggu keberangkatan ke UEA ketika rencana perjalanan mereka terhalang lockdown Covid-19.
Pada hari Sabtu kemarin,UEA mengirimkan satu pesawat berisi 7 ton bantuan suplai medis ke India yang diperuntukkan bagi 7.000 staf medis di sana.
Sampai saat ini UEA sudah mengirimkan lebih dari 348 ton bantuan ke 34 negara, yang diperuntukkan bagi hampir 350.000 tenaga medis.*