Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hakim Membuka Penyelidikan Ancaman Islamofobia terhadap Relawan Muallaf Italia, Silvia Romano

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Mei 2020 13:20 1:20 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Mei 2020 13:20
Bagikan
Silvia Romano
Bagikan

Hidayatullah.com–Metika sebuah berita mengemuka akhir pekan lalu, dimana seorang pekerja bantuan Italia berusia 25 tahun yang diculik telah dibebaskan setelah 18 bulan ditahan di Afrika, masyarakat Italia sangat gembira setelah berminggu-minggu berita hanya dikuasai virus corona. Namun sejak saat Silvia Romano turun dari pesawat terbang pemerintah Italia pada hari Ahad dengan penampilan barunya mengenakan hijab hijau – pakaian luar dari atas sampai mata kaki yang biasa dikenakan oleh beberapa wanita Muslim – ia kini tiba-tiba dimusuhi banyak orang.

Hakim penyelidik di kota utara Milan baru-baru ini membuka penyelidikan terhadap ancaman islamofobia terhadap Silvia Romano. Polisi juga diperintahkan untuk meningkatkan patroli di sekitar rumahnya.  Penyelidik Italia menerima laporan terkait ancaman Islamofobia terhadap seorang pekerja kemanusiaan yang masuk Islam selama penculikan di Somalia, dan kembali ke Italia setelah 18 bulan ditahan, media melaporkan, Selasa (12/5).

Silvio Romano, adalah sukarelawan di sebuah panti asuhan di desa Chakama di Kenya tenggara ketika dia ditangkap oleh orang-orang bersenjata pada bulan November 2018, dan kemudian dibawa ke Somalia. Perdana Menteri Giuseppe Conte bertemu dengan Romano di Roma pada hari pertama dia tiba di Italia. Dia mengatakan bahwa dia masuk Islam selama penahanannya atas keinginannya sendiri.

Dari Kenya, Romano dibawa – kebanyakan berjalan kaki – ke Somalia, perjalanan kira-kira empat minggu, di mana ia jatuh sakit, kata laporan berita Italia. Di Somalia, dia dipindahkan enam kali.

Media Italia mengatakan bahwa pemerintah membayar tebusan antara 1,5 dan empat juta euro untuk membebaskan Romano. Namun pemerintah membantah membayar tebusan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah memeluk Islam,  telah akhirnya mengubah nama depannya menjadi Aisyah. Identitas baru ini, nampaknya menjadikan warga Italia kurang nyaman. Membuat Silvia banyak tekanan dan cacian di media sosial.

“Orang-orang seperti dia akan dieksekusi oleh negara-negara AS yang menerapkan hukuman mati,” kata salah satu posting media sosial anonim, yang dilansir oleh laman english.alaraby.co.uk.

“Pernahkah kamu mendengar tentang seorang Yahudi yang, setelah dibebaskan dari kamp konsentrasi, pindah ke Nazisme dan pulang dengan seragam SS?” menulis Simone Angelosante, seorang anggota dewan regional untuk partai Liga Islamofobia sayap kanan, merujuk pada konversi Romano.

“Apakah saya senang tentang Silvia Romano yang dibebaskan? Sama sekali tidak. Sekarang kita akan memiliki satu lagi Muslim dan empat juta euro lebih sedikit,” tulis Massimo Giorgetti, wakil presiden wilayah Veneto utara, menurut kantor berita AGI. Namun Giorgetti kemudian menghapus posting Facebook-nya.

Melalui akun Facebook, Silvia Romano mengatakan, “Saya meminta Anda untuk tidak marah membela saya, yang terburuk sudah berakhir bagi saya.” *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hakimislamofobiaItaliaMuallafpenyelidikanrelawan KemanusiaanSilvia Romano
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Dukung KPPU Usut Dugaan Monopoli BBM 5 Perusahaan Migas
Tulisan selanjutnya Aktivis Solidaritas di Media Sosial Memperingati Hari Nakba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?