Hidayatullah.com–PLUS Malaysia Bhd, pengelola jalan tol terbesar di Malaysia, memperkirakan satu juta kendaraan akan memadati jalan tol di negara itu saat Hari Raya Idul Fitri.
Operator jalan tol itu menyarankan warga Malaysia bersikap bijak agar tidak membahayakan diri mereka sendiri dan orang lain dengan memaksakan balik kampung untuk merayakan lebaran yang saat ini dilarang pemerintah.
Datuk Azman Ismail, managing director PLUS, mengatakan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah untuk menghentikan penyebaran Covid-19.
“Dapat dipahami ‘new normal’ mengharuskan kita tidak melakukan tradisi Hari Raya kali ini dengan tetap tinggal di rumah dan kunjungan yang diperbolehkan hanyalah di kalangan anggota keluarga yang tinggal di negara bagian yang sama.”
“Apabia zona hijau terinfeksi karena kita bersikap tidak bertanggung jawab sebagai warga Malaysia, maka upaya dan pengorbanan selama 65 hari terakhir sejak pembatasan pergerakan diberlakukan pada 18 Maret akan sia-sia,” tegasnya, seperti dikutip The Star Sabtu (23/5/2020).
Berdasarkan aturan pembatasan pergerakan selama wabah Covid-19, di Malaysia dikenal sebagai movement control order (MCO), warga dilarang melakukan perjalanan lintasnegara bagian kecuali mereka mendapatkan izin sebelumnya.
Meskipun demikian, perjalanan di lingkup negara bagian yang sama melalui jalan-jalan tol yang dikelola PLUS masih diperbolehkan.
Untuk mengurangi kemungkinan penularan coronavirus, pengguna jalan tol diminta mengisi kartu Touch n’Go sebelum masuk.
Mereka juga disarankan menggunakan aplikasi Waze dan Google Map untuk menghindari kemacetan di jalan.*