Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kolega Dr Li Wenliang Pengungkap Coronavirus Wafat di Wuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juni 2020 20:14 8:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juni 2020 20:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang dokter di Wuhan kolega Dr Li Wenliang, pengungkap coronavirus, wafat pekan lalu, lapor media milik pemerintah hari Selasa (2/6/2020), dia menjadi korban pertama Covid-19 China kurun beberapa pekan terakhir.

Hu Weifeng, seorang dokter urologi di Rumah Sakit Pusat Wuhan, meninggal dunia hari Jumat pekan lalu setelah dirawat karena terinfeksi coronavirus dan masalah yang berkaitan dengannya selama lebih dari empat bulan, lapor CCTV seperti dilansir AFP.

Dia merupakan dokter keenam di rumah sakit tersebut yang meninggal dunia karena coronavirus, yang diidentifikasi pertama kali di Wuhan akhir tahun lalu.

RS Pusat Wuhan belum memberikan pernyataan resmi soal kematian Hu. Awal Februari rumah sakit itu mengatakan sekitar 68 stafnya tertular coronavirus.

Kondisi Hu (gambar atas) sempat menjadi kekhawatiran nasional setelah media China menampilkan foto-foto dirinya dengan kulit yang menghitam dikarenakan kerusakan pada ginjalnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang dokter teman kerjanya Yi Fan (gambar bawah) juga menunjukkan gejala serupa tetapi dia kemudian sembuh dan keluar dari rumah sakit.

Kematian kolega keduanya, dokter Li Wenliang, pada bulan Februari membuat rakyat China berduka dan marah terhadap pemerintah China, sebagaimana terekam dalam laporan berbagai media massa dan media sosial.

Li Wenliang, seorang dokter ophthalmologi diciduk aparat hukum setelah dia memperingatkan rekan-rekan kerjanya tentang virus itu akhir Desember 2019.

Beijing sejak kematiannya menobatkan Li sebagai martir nasional, tetapi memberangus kritik dan pengecam pemerintah yang dipicu oleh kematian dokter itu.

Beberapa dokter whistleblower lain di RS Pusat Wuhan, termasuk direktur unit kegawatdaruratan Ai Fei, pernah mengatakan kepada media China bahwa mereka dihukum oleh pihak berwenang karena berbicara mengungkapkan perihal virus baru tersebut.

Sampai saat ini China belum mengungkap berapa banyak sesungguhnya pekerja medis yang meninggal dunia setelah terpapar coronavirus. Namun, sedikitnya mendiang 34 tenaga medis sudah diberi penghargaan oleh otoritas kesehatan.

Pada bulan Februari, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan sekitar 3.387 pekerja kesehatan di China terinfeksi Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19dokterWuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DMI Serukan Masjid Dibuka untuk Shalat 5 Waktu dan Jumatan
Tulisan selanjutnya Covid-19: Bangkitkan Bisnis Kuliner Paris Izinkan Restoran Gunakan Trotoar dan Lahan Parkir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?