Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahkamah AS Bela Aksi Curi Dengar Intelijen

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2010 18:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mahkamah Agung Amerika Serikat hari Senin (4/10) menolak permohonan 23 pengacara pembela tahanan Guantanamo untuk melakukan dengar pendapat tentang kasus penyadapan atas klien mereka.

Pengadilan tertinggi AS itu menolak untuk mendengarkan kasus tersebut tanpa memberikan alasan.

Setelah peristiwa 9/11 tahun 2001 lembaga-lembaga intelijen AS diberikan kewenangan untuk menyadap jalur tekomunikasi warganya tanpa terlebih dahulu meminta izin dari pengadilan. Tapi berita mengenai penyadapan itu baru menyeruak ke ranah publik pada tahun 2005.

Dengan merujuk pada undang-undang kebebasan memperoleh infomasi, para pengacara tahanan penghuni sel di pangkalan militer AS di Kuba itu meminta dokumen apapun yang terkait dengan kasus tersebut kepada National Security Agency (NSA).

Namun dengan alasan keamanan nasional, NSA menolak untuk mengkonfirmasi apakah ada tindakan mencuri dengar yang disangkakan. Mereka juga menolak untuk mempublikasikan dokumen apapun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pengacara tahanan Guantanamo pertama kali membawa kasus itu ke pengadilan pada tahun 2007. Namun rupanya pengadilan federal berpihak pada NSA, dan para tahanan pun kalah di tingkat banding.

“Pemerintahan Obama tidak pernah mengambil sikap–dalam kasus ini maupun kasus terkait lainnnya–apakah program pengintaian NSA masa pemerintahan Bush adalah legal,” ujar Shayana Kadidal, salah seorang pengacara dari Center for Constitutional Rights.

“Dalam kasus ini mereka mengklaim, kalaupun hal itu ilegal, pemerintah punya hak untuk diam ketika ditanya apakah NSA memata-matai para pengacara,” tambahnya.

“Hari ini Mahkamah Agung membiarkan mereka lolos begitu saja,” tandas Kadidal, sebagaimana dikutip AFP, Senin (4/10). [di/afp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI Kecam Kedatangan Artis Porno Internasional
Tulisan selanjutnya Pembakaran Masjid di Tepi Barat untuk Tolak Perundingan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?