Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Jatuhkan Sanksi atas Putra Bashar, Hafez al-Assad

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Juli 2020 08:20 8:20 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Juli 2020 08:20
Bagikan
Hafez al-Assad (kiri) dan Bashar al-Assad
Bagikan

Hidayatullah.com — Amerika Serikat kembali menjatuhkan sanksi atas rezim Bashar al-Assad Suriah, kali ini menarget putranya Hafez, Departemen Luar Negeri mengumumkan pada Rabu lapor Anadolu Agency.

“Hari ini, Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan melanjutkan tindakan sanksi terhadap rezim Assad dengan merilis 14 penunjukan baru di bawah Undang-undang Perlindungan Sipil Suriah dan otoritas lain,” Menlu Mike Pompeo mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Di antara tindakan hari ini, kami juga menunjuk putra Bashar al-Assad, Hafez al-Assad…”

Sanksi ini diberi nama sanksi Hama and Maarat Al-Numan untuk mengenang para korban dari dua kekejaman paling terkenal rezim Assad, yang terjadi pada tahun 2011 dan 2019.

Sejumlah demonstran damai terbunuh di Hama pada 2011, sementara 42 orang terbunuh pada 2019 setelah rezim Suriah membom sebuah pasar.

Perusahaan Al-Qattan, yaitu Muruj Cham Investment and Tourism Group, Adam Trading and Investment LLC, Intersection LLC, Wassim Kattan LLC, dan Larosa Furniture juga masuk dalam daftar sanksi karena hubungan dan dukungan mereka kepada rezim Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mal Qasioun, Hotel Al-Jalaa, Massa Plaza Mall, dan Kompleks Yalbagha juga masuk daftar hitam tersebut.

“Kami akan terus meminta Bashar al-Assad dan rezimnya bertanggung jawab atas kejahatan mereka, sambil menjaga ingatan korban mereka tetap hidup,” kata Pompeo. “Rezim Assad dan mereka yang mendukungnya memiliki pilihan sederhana: mengambil langkah-langkah yang tidak dapat diubah menuju solusi politik yang abadi untuk mengakhiri konflik Suriah seperti yang diminta oleh UNSCR 2254 atau menghadapi tahapan baru dari sanksi yang melumpuhkan.”

Suriah telah terperosok dalam perang saudara yang menghancurkan sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak protes pro-demokrasi dengan kekerasan.

Ratusan ribu orang telah terbunuh sejak dan lebih dari 10 juta orang terlantar, menurut perhitungan PBB.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASbashar al assadHafez al Assadsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Turki Mengesahkan Undang-undang yang Mengatur Media Sosial
Tulisan selanjutnya HNW Dukung Ponpes Jadi Sentra Pengembangan Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?