Hidayatullah.com—Kepulauan Canary menjadi wilayah Spanyol pertama yang memberlakukan larangan merokok di semua tempat kecuali jalanan, mulai hari Kamis (13/8/2020), guna meredam penyebaran Covid-19 di pulau yang sangat populer di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara itu.
Merokok akan dilarang di tempat di mana orang tidak dapat menjaga jarak minimal 2 meter antara satu dengan lainnya.
Pihak berwenang juga memberlakukan sejumlah aturan baru seperti penggunaan masker sepanjang waktu di tempat publik, pembatasan kumpulan orang maksimal 10 orang, serta pembatasan kapasitas klab-klab malam.
“Beberapa hari terakhir menunjukkan kenaikan jumlah kasus positif … Kami akan menambah pemeriksaan guna memastikan orang-orang mengikuti aturan yang berlaku sebab kalau tidak maka kesehatan dan perekonomian kami yang akan menanggung akibatnya,” kata pemimpin regional setempat Angel Torres seperti dikutip Reuters.
Wilayah Galicia yang berada di bagian barat daya pada hari Rabu memberlakukan larangan merokok serupa.
Sejak mencabut aturan lockdown –salah satu yang terketat di Eropa—tujuh pekan silam, Spanyol mengalami lonjakan gelombang infeksi coronavirus. Rata-rata kasus harian yang pada bulan Juni hanya di bawah 150 melonjak menjadi lebih dari 1.500 pada 12 hari pertama di bulan Agustus.
Sampai hari Kamis, di Kepulauan Canary dilaporkan terjadi 99 kasus Covid-19 dan di Galicia 107 kasus.
Total keseluruhan kasus infeksi coronavirus terkonfirmasi di Spanyol sampai kemarin 337.334.*