Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Meski ada Kesepakatan dengan UEA, Rencana ‘Israel’ Mencaplok Tepi Barat Akan Tetap Berjalan

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2020 10:26 10:26 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 14 Agustus 2020 10:25
Bagikan
Presiden AS Donald Trump dan PM Israeli Benjamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu mengatakan dia setuju untuk menunda pencaplokan di Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari kesepakatan normalisasi dengan Uni Emirat Arab, tetapi rencana itu tetap “akan berlangsung”.

‘Israel’ dan UEA pada Kamis (13/08/2020) sepakat untuk menormalisasi hubungan diplomatik dalam kesepakatan penting – yang ditengahi oleh Amerika Serikat – yang menurut Tel Aviv, salah satunya adalah untuk menghentikan pencaplokan tanah Palestina.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh tiga negara mengatakan “Israel akan menangguhkan deklarasi kedaulatan” atas wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Namun, dalam pidato televisi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan tersebut, Netanyahu mengatakan dia hanya setuju untuk “menunda” pencaplokan, dan bahwa dia tidak akan pernah “menyerahkan hak kami atas tanah kami”.

“Tidak ada perubahan pada rencana saya untuk memperpanjang kedaulatan, kedaulatan kami di Yudea dan Samaria, dalam koordinasi penuh dengan Amerika Serikat,” kata Netanyahu di Yerusalem, menggunakan nama alkitabiah untuk Tepi Barat yang diduduki, dikutip oleh Al Jazeera.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, sebuah tweet oleh pemimpin UEA menunjukkan bahwa negara Teluk itu memandang rencana pencaplokan Israel sebagai sesuatu yang tidak direncanakan.

“Sebuah kesepakatan dicapai untuk menghentikan pencaplokan Israel lebih lanjut atas wilayah Palestina,” tulis akun resmi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Twitter.

Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gargash mengatakan dalam jumpa pers bahwa “sebagian besar negara akan melihat ini sebagai langkah berani untuk mengamankan solusi dua negara, memberikan waktu untuk negosiasi”.

‘Israel’ mengklaim wilayah Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari tanah air bersejarah orang-orang Yahudi.

Sebagaimana diuraikan dalam proposal Timur Tengah kontroversial Trump yang diungkapkan pada bulan Januari, ‘Israel’ berencana untuk mencaplok sekitar 30 persen Tepi Barat yang diduduki.

Proposal Trump telah memicu kemarahan global dan ancaman pembalasan terhadap Israel, termasuk dari Uni Eropa.

Sementara Netanyahu memuji “era baru” antara Israel dan dunia Arab menyusul kesepakatan dengan UEA, Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas menyuarakan “penolakan dan kecaman yang kuat” dan menyerukan pertemuan darurat Liga Arab.

Dalam sebuah pernyataan, Abbas menyebut kesepakatan itu sebagai “agresi” terhadap rakyat Palestina dan “pengkhianatan” terhadap perjuangan mereka, termasuk klaim mereka atas Yerusalem sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Hamas di Gaza, menolak pakta ‘Israel’-UEA, menyebutnya sebagai “hadiah untuk pendudukan dan kejahatan Israel” dan mengatakan itu “tidak memikirkan rakyat Palestina”.

Kementerian luar negeri Palestina mengatakan telah memanggil kembali duta besarnya untuk UEA sebagai tanggapan atas kesepakatan itu, The Associated Press melaporkan Kamis malam.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpalestinapendukung IsraelUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasar Sembako Indonesia Gratis Dibuka di Kota Gaza
Tulisan selanjutnya Gegara Lockdown Coronavirus Inggris Mengalami Resesi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?