Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Covid-19 Prancis: Meskipun Ada Anak Positif PAUD dan SD Tetap Buka

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 September 2020 13:18 1:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 September 2020 13:18
Bagikan
Sekolah tatap muka guru
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Pendidikan Prancis hari Ahad (20/9/2020) mengumumkan bahwa kelas-kelas di sekolah pendidikan usia dini dan sekolah dasar untuk anak berusia 3-10 tahun akan berlangsung seperti biasa bahkan jika ada salah satu peserta didik yang positif Covid-19.

Dilansir RFI Senin, perubahan kebijakan itu dilakukan setelah penasihat untuk Dewan Tinggi Kesehatan Publik yang berada di Kementerian Kesehatan mengeluarkan pemberitahuan hari Kamis lalu, yang menyatakan “anak-anak berisiko rendah tertular dan menyebarkan SARS-CoV-2.”

Meskipun demikian, Kementerian Kesehatan mengatakan protokol saat ini, yang mencakup keharusan isolasi mandiri bagi suspek Covid-19, identifikasi kontak antar murid dan kemungkinan penutupan kelas atau seluruh sekolah, akan tetap berlaku apabila ada 3 anak di kelas yang sama dinyatakan positif.

Namun, para guru –yang diharuskan mengenakan masker– tidak lagi akan dianggap sebagai “kontak kasus” jika mereka kontak dengan para murid tak bermasker yang positif Covid-19.

Kebijakan baru itu dipandang aneh oleh serikat guru Prancis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Anda bisa mengatakan anak-anak hanya memiliki risiko rendah untuk menyebarkan penyakit ini, tetapi bukan mereka tidak berisiko [sama sekali]. Kalau begitu, mengapa Perdana Menteri menyeru kepada para kakek/nenek menahan diri untuk tidak menjemput mereka di sekolah?” tanya Guislane David, sekjen serikat guru SnuiPP-FSU, di koran Le Parisien seperti dilansir RFI.

“Melonggarkan aturan dengan cara seperti ini, sementara mengetatkan di bagian lain, sulit untuk dipahami. Satu-satunya justifikasi (alasannya) adalah ekonomi,” tuding David.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19Prancissekolah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tips Membangun Ikatan Emosional dalam Keluarga dan Hilangkan Tekanan Masa Lalu
Tulisan selanjutnya DPD Hidayatullah KBB Melantik Organisasi Kepemudaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?