Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid Agung Pantin di Prancis Terima Ancaman

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2020 21:32 9:32 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 Oktober 2020 07:05
Bagikan
A woman reads a prefectoral decree installed on the entrance gates of the Grand Mosque of Pantin, near Paris, France, October 20, 2020. REUTERS/Antony Paone
Bagikan

Hidayatullah.com—Masjid di distrik Vernon di Prancis utara menerima surat ancaman pada Selasa, menurut sebuah unggahan di Twitter oleh situs Islam & Info. Surat ancaman itu diletakkan di kotak surat masjid, berisi ancaman pembunuhan dan pesan penghinaan terhadap orang Turki, Arab dan etnis masyarakat yang datang ke masjid setiap harinya lapor Anadolu Agency pada Rabu (28/10/2020).

“Perang telah dimulai. Kami akan mengusir kalian dari negara kami. Kalian akan mempertanggungjawabkan kematian Samuel,” tulis surat ancaman tersebut.

Itu merujuk pada Samuel Paty, seorang guru di Bois-d’Aulne College di Conflans-Sainte-Honorine yang dipenggal pada 16 Oktober oleh Abdullakh Anzorov, seorang anak berusia 18 tahun asal Chechnya. Tindangan ini dilakukan sebagai pembalasan karena memperlihatkan kartun yang menghina Nabi  Muhammad SAW kepada murid-muridnya selama salah satu kelasnya tentang kebebasan berekspresi.

Pemberitahuan itu juga berisi hinaan yang ditujukan kepada Muslimah yang mengenakan jilbab.  Masjid Agung Pantin di luar Paris baru-baru ini ditutup selama enam bulan setelah membagikan video di halaman Facebook-nya sebelum pembunuhan Paty, mengkritiknya karena menampilkan kartun menghina di depan murid-muridnya.

Awal bulan ini, Presiden Emmanuel Macron menuduh Muslim Prancis “separatisme” dan menyebut Islam sebagai “agama yang berada dalam krisis di seluruh dunia.”  Ketegangan semakin meningkat setelah pembunuhan Paty. Macron memberikan penghormatan kepadanya dan mengatakan Prancis “tidak akan menyerah kepada kartun kami.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kartun menghina oleh Charlie Hebdo, majalah mingguan satir Prancis, juga diproyeksikan pada gedung-gedung di beberapa kota.  Beberapa negara Arab serta Turki, Iran dan Pakistan telah mengecam sikap Macron terhadap Muslim dan Islam, dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemimpin Prancis itu membutuhkan “perawatan mental”.

Sementara seruan untuk memboikot produk Prancis beredar secara online di banyak negara, Erdogan telah mendesak orang Turki “untuk tidak pernah membantu merek Prancis atau membelinya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslamEmmanuel MacronislamofobiaMasjid Agung PantinPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Imam Besar Oman Dukung Penuh ‘Boikot Produk Prancis’
Tulisan selanjutnya Warga Somalia Gelar Aksi Protes Kecam Prancis di Berbagai Kota

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?