Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Kesehatan Assam India: Kanker Disebabkan Dosa Orangtua

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 November 2017 18:54 6:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2017 18:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Masyarakat India dibuat geram dengan pernyataan menteri kesehatan negara bagian Assam, yang mengatakan kanker adalah “hukuman dari dewa” atas dosa-dosa yang pernah dilakukan seseorang di masa lalu.

Himanta Bisma Sarma mengatakan bahwa orang juga bisa mengidap penyakit seperti kanker “karena dosa-dosa orangtua mereka.”

“Dewa membuat kita menderita bila kita berbuat dosa. Terkadang kita berjumpa dengan orang-orang muda penderita kanker atau mengalami kecelakaan. Jika Anda menilik latar belakangnya, Anda akan mengetahui itu adalah keadilan dewa. Bukan yang lain. Kita harus menanggung ketetapan dewa itu,” tulis The Times of India mengutip Sarma, seperti dilansir BBC Kamis (23/11/2017). Sarma membuat pernyataan itu di depan publik saat mengunjungi Guhawati hari Rabu.

¶Hari Toilet Sedunia: Menteri Partai Bharatiya Janata pipis di tempat terbuka

Kontan saja komentar itu mengundang kecaman keras dari masyarakat lewat media sosial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pasien kanker dan keluarga mereka mengaku sangat sedih mendengar pernyataan menteri kesehatan Assam itu.

“Saya kehilangan ibu karena kanker. Dia adalah ‘mamaguru’ yang paling dicintai dan dihormati, dan bukan pendosa pengidap kanker seperti yang Anda katakan,” tulis pemilik akun Twitter bernama Rekha Rao.

Menyusul hujan kecaman di media sosial, Sarma kemudian mencoba mengklarifikasi.

“Apakah pidato saya itu soal kanker? Siapa yang bilang begitu pada kalian. Saya hanya meminta kepada angkatan guru baru agar bekerja sungguh-sungguh dan bekerja untuk orang miskin. Dalam konteks itu, saya berpendapat bahwa jika kita tidak bekerja sungguh-sungguh maka di kehidupan selanjutnya (reinkarnasi, red) kita mungkin akan menghadapi karma yang membuat kita menderita,” tulis Sarma di Twitter.

Akan tetapi jurus mengelak yang dikeluarkan menteri kesehatan dari partai pemerintah, Bharatiya Janata Party (BJP), itu justru mengundang kemarahan publik lebih jauh.

Partai oposisi di negara bagian Assam, All India United Demokratic Front, mengatakan bahwa Sarma membuat pernyataan tersebut untuk menutup-nutupi kegagalannya dalam mengontrol meluasnya penyakit kanker di negara bagian itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Jatim Menolak MK soal Aliran Kepercayaan
Tulisan selanjutnya MUI Jatim Dorong Semua Provinsi Keluarkan Fatwa Kesesatan Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

Berita
23 September 2026 14:46
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina

Terbaru

  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?