Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Charles III Resmi Jadi Kepala Negara Australia dan New Zealand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2022 17:33 5:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2022 17:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menyusul kematian Ratu Elizabeth II, putra mahkota Pangeran Charles otomatis menjadi pemimpin negara Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland), dan telah dilantik secara resmi pada hari Sabtu (10/9/2022).

Hari Ahad ini, Raja Charles III secara resmi dinyatakan sebagai kepala negara Australia sekaligus New Zealand dalam seremoni yang digelar di masing-masing ibukota negara, lapor Reuters.

Di New Zealand, proklamasi Chales sebagai raja dilakukan di gedung parlemen di Wellington.

Berbicara dari tangga gedung parlemen, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan acara tersebut mengakui putra ratu, “Yang Mulia Raja Charles III sebagai penguasa kita”.

Ardern mengatakan kepada khalayak bahwa setelah kematian ratu, Selandia Baru memasuki masa perubahan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Raja Charles … secara konsisten telah menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap bangsa kita,” kata Ardern. “Hubungan ini sangat dihargai oleh bangsa kita. Saya meyakini hubungan itu akan semakin dalam.”

Di Australia, Gubernur Jenderal David Hurley, sebagai perwakilan raja Inggris di Australia, memproklamirkan Raja Charles sebagai kepala negara di Parliament House di Canberra. Proklamasi itu ditandai dengan 21 kali tembakan meriam.

Sebelumnya, PM Australia Anthony Albanese mengumumkan libur satu hari pada tanggal 22 September sebagai hari berkabung atas kematian Ratu Elizabeth II, yang wafat pada Kamis malam (8/9/2022) di Balmoral Castle di Skotlandia.

Albanese mengatakan dia akan melakukan perjalanan ke London pada hari Kamis, menghadiri pemakaman ratu pada 19 September lalu kembali ke Australia pada 21 September.

Albanese mengatakan Australia telah menawarkan untuk menerbangkan 10 rekan-rekannya dari Kepulauan Pasifik dan para pejabat Selandia Baru ke Inggris untuk bersama-sama menghadiri pemakaman ratu.

Sebagai tanda penghormatan, bendera nasional di Australia dikibarkan setengah tiang, hati kerja parlemen telah ditangguhkan dan potret raksasa ratu dipajang di layar Sydney Opera House.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaBritania RayaElizabeth IIinggrisNew Zealand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Elizabeth II Wafat Australia Libur Nasional, Ada yang Protes
Tulisan selanjutnya Dokter Gigi Ayah-Anak Masuk Penjara karena Mencabut Ribuan Gigi Sehat Pasiennya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?