Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Putus Koneksi Internet Para Petani yang Mogok Makan di Delhi

Dija
Terakhir diupdate: 31 Januari 2021 11:01 11:01 am
Dija
Dipublikasikan 31 Januari 2021 11:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–India memblokir layanan internet selama tiga hari di area sekitar ibukota Delhi, di mana petani melakukan mogok makan guna memprotes undang-undang agrikultur yang baru.

Pemerintah mengatakan pemutusan koneksi internet itu akan berlangsung sampai Ahad malam guna memelihara keselamatan publik, lansir BBC Sabtu (30/1/2021).

Puluhan ribu petani dari berbagai wilayah India berkumpul di pinggiran Delhi sejak lebih dari satu bulan lalu.

Pembicaraan antara serikat-serikat dan pemerintah belum memecah kebuntuan.

Aksi protes mendapat sorotan media internasional hari Selasa ketika aksi protes dengan menggunakan traktor berujung bentrokan dengan aparat yang menyebabkan satu demonstran tewas dan piluhan petugas kepolisian terluka. Sebagian demonstran berhasil memasuki tempat bersejarah Red Ford Dan mendudukinya sampai polisi mendorong mereka keluar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Sabtu, Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa layanan internet telah dioutus sementara di daerah Singhu, Ghazipur and Tikri, tiga distrik di mana ribuan petani berkumpul, sampai hari Ahad pukul 23.00.

Para pemimpin di kalangan petani mengatakan mogok makan satu hari Sabtu itu bertepatan waktunya dengan hari kematian tokoh kemerdekaan India Mahatma Gandhi.

“Gerakan petani ini bersifat damai dan akan tetap damai,” kata pemimpin serikat petani Fardhan Pal.

Para demonstran sendiri bereaksi marah dengan pemutusan koneksi internet tersebut, lapor Reuters. Seorang petani, Sandee Sharma, menuding aparat berusaha menciptakan kepanikan di kalangan pengunjuk rasa. Seorang petani lain, Bhavesh Yadav Menilai tindakan pemerintah itu “membunuh demokrasi.”

Tindakan pemerintah itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di lokasi petani berkumpul.

Hari Jumat, bentrokan terjadi di Singhu ketika sekelompok orang tak dikenal mendatangi para petani dan menyuruh mereka pergi.

Para petani mengatakan gerombolan orang itu melempari mereka dengan batu dan merusak tenda-tenda. Media India melaporkan gerombolan itu terdiri dari penduduk setempat yang menuding para pengunjuk rasa mengganggu kedamaian dan perekonomian setempat.

Alasan petani protes

Undang-undang yang beru melonggarkan aturan seputar penjualan, penetapan harga dan penyimpanan produk pertanian yang selama puluhan tahun melindungi petani India dari keganasan pasar bebas.

Para petani khawatir UU baru itu memperlemah posisi tawar mereka, menjadikan mereka rentan dieksploitasi perusahaan-perusahaan besar.

Pemerintahan PM Narendra Modi membela UU itu, tetapi serikat petani menyamakannya dengan “surat kematian”.

Sektor pertanian mempekerjakan sekitar setengah dari 1,3 miliar penduduk India, tetapi hanya menyumbang seperenam dari gross domestic product (GDP) negara itu.

Para analis mengatakan penurunan produktivitas dan kurangnya modernisasi telah menyusutkan pendapatan dan membuat pertanian India ketinggalan puluhan tahun.

Sementara pemerintah memberikan mereka subsidi, asuransi pertanian dan mengecualikan mereka dari pajak pendapatan, serta menjamin harga minimum untuk banyak hasil panen dan secara berkala menghapus utang petani.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:delhiIndiainternetpetaniprotes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keajaiban Datang di Saat Sulit
Tulisan selanjutnya Mereka Menyerah Menghadapi Sekularisme, Bagaimana Kita?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?