Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Keajaiban Datang di Saat Sulit

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Januari 2021 11:26 11:26 am
Ahmad
Dipublikasikan 31 Januari 2021 10:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | KOTA Surabaya 2019 di mana aku harus memulai seuanya serba sendiri. Dengan pengalaman yang sangat minim kuberanikan merantau di kota ini.

Untuk mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Apalagi untuk membiasakan diri makan sekali sehari  semata agar bisa meneruskan hidup.

‘’Nak, Bapak cuma ada uang segini, tapi bapak harap kamu bisa kuliah,’’ demikian pesan bapak yang selalu kuingat.

Yang ada di pikiranku kala itu bagaimana caranya agar bisa bekerja mendapat uang dan bisa kuliah, sesuai keinginan kedua orangtuaku. Setelah menghubungi beberapa teman yang ada di kota ini dan berkeliling menembus panas menusuri jalan jalan besar tanpa hasil apapun.

Hampir ada rasa putus asa ingin nyerah tapi masih ada rasanya malu sama Allah. Saya percaya, Allah tudaj akan menguji hambanya di luar batas kemampuaanya.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Setelah beberapa hari ikhtiar, rupanya ada teman yang mengabari, bahwa ada pekerjaan buat aku. Alhamdulillah,  terimakasih ya Allah. Sungguh usaha dan do’a benar-benar tidak mengkhinati hasil.

Baca: Mapan Tapi Kok Tidak Tenteram?

**

Babak pertama hidup baru kumulai. Aku bekerja, sambil melanjutkan studi di salah satu perguruan tinggi Islam di kota Surabaya. Rasa cemas dan khawatir mulai muncul. Wajar saja karena jarak antara kampus dan tempat kerjaku sangatlah jauh. Sedangkan aku belum memiliki kendaraan pribadi.

Kembali kupikirkan cara agar aku bisa ke kampus  tepat waktu dan tidak memakan biaya yang besar. Akhirnya aku memilih jasa angkutan umum namun setelah melihat rute menuju kampus, sangatlah memakan waktu.

Aku mencoba memakai ojek online. Tapi setelah kuhitung-hitung selama sebulan kelihatannya hal ini bukanlah pilihan yang tepat. Ternata biaya yang dikeluarkan sangatlah besar sementara aku harus membayar daftar ulang dan uang gedung.

Terbesit dibenakku kelihatannya tidak memungkinkan untuk melanjutkan kuliah, namun lagi-lagi pesan bapak selalu menempel di telingaku.  “Ya Allah kepadamu aku serahkan, hanya Enkau yang mengatur semua urusan yang ada di muka bumi ini,” sembari kupejamkan mata.

Beberapa hari masalah keuangan sudah mulai aku lupakan.  Aku mulai fokus berkerja. Seperti biasa aku shalat Dzuhur di masjid. Setelah dzikir tiba tiba ada yang menyapa, ’’Mas, gimana kuliahnya?,” katanya.

Baca: Keberkahan Datang Gara-gara Infaq Rp. 20.000

Oh ya,  sebelumnya aku pernah cerita ke beliau tentang kesibukan saya, bekerja dan memulai kuliah.

’’Alhamdulillah pak, semua lancar,’’ kataku.

“Oh, iya mas,  uang daftar ulang dan semuanya berapa?’’ tanyanya lagi, sambil aku hanya jawab seadanya.

Beliau kemudian menyuruhku datang ke rumahnya. Setelah obrolan singkat itu, aku kembali berdiri dan menunaikan ba’diyah Dzuhur dua roka’at sebelum meninggalkan masjid.

Sorenya aku berkunjung ke rumah beliau. Dengan ramah aku dipersilahklan duduk. Kami ngobrol santai, dalam suasana  asyik dan hangat. Maklum, beliau adalah tipe pria yang ramah dan baik pula.

Baca: Titik Balik Seorang Bartender

Tidak lama kemudian aku pamit pulang karena waktu sudah menjelang  Magrib.  Beliau kembali berpesan untuk tetap melanjutkan kuliah. Yang mengejutkan,  beliau menyisipkan sejumlah uang yang cukup besar, katanya untuk membayar semua adminitrasi kuliah.

“Ya Allah ya Rabb. Alhamdulillah untuk yang kesekian kalinya, bahwa Engkau tidak akan mentelantarkan hambanya di muka bumi ini.”

Aku tak mampu menahan tangis, melihat keajaiban demi keajaiban hebat dalam hidup ini. Selagi kita benar-benar mau berusaha, tetap mengiringi dengan do’a serta tidak putus asa, insyaAllah akan selalu ada kejutan-kejutan yang luar biasa dari Allah buat kita.

Alhamdulillah sampai sekarang aku masih melanjutkan studiku di Surabaya. Sekali lagi, dengan usaha, do’a dan dorongan orang orang hebat dalam hidupku, serta tak pernah putus asa dari rahmat Allah dan berprasangka  baik kepadaNya, insyaAllah saya yakin permasalahan apapun bisa diatasi. Termasuk segala macam ujian dan cobaan bisa akan kita lalui, amin.*/Azzam Dianul Haqq

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doaikhtiarKeajaibankuliahmahasiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Joe Biden Menangguhkan Penjualan F-35 ke UEA
Tulisan selanjutnya India Putus Koneksi Internet Para Petani yang Mogok Makan di Delhi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?