Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tank dan Tentara Disebar di Berbagai Kota, Militer Myanmar Matikan Internet

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2021 12:11 12:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2021 12:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kendaraan-kendaraan lapis baja tampak berkeliaran di jalan-jalan berbagai kota di Myanmar, sementara militer tampaknya sedang bersiap mengambil tindakan keras terhadap para penentang kudeta yang dilakukannya pada 1 Februari.

Di kota Myitkyina di negara bagian Kachin, utara Myanmar, pasukan keamanan melepaskan tembakan ke arah demonstran, yang berunjuk rasa sembilan hari berturut-turut menentang kudeta militer. Tidak jelas peluru apa yang digunakan untuk menembak para pengunjuk rasa, peluru karet atau peluru tajam. 

Lima orang jurnalis dikabarkan ditangkap.

Di Yangon kendaraan lapis baja terlihat mondar-mandir di jalanan kota terbesar di Myanmar tersebut untuk pertama kalinya sejak kudeta militer. Para biksu menggelar unjuk rasa di sana.

Di Nay Pyi Taw, pemotor berunjuk rasa dengan berkeliling beramai-ramai menyusuri jalan-jalan ibu kota.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Internet dimatikan di hampir seluruh wilayah Myanmar mulai pukul 18.30 GMT (01:00 waktu setempat), lapor BBC Ahad (14/2/2021).

Operator-operator telekom di Myanmar mengatakan mereka disuruh mematikan layanan internet mulai pukul 01.00 sampai 09.00 waktu setempat hari Ahad sampai Senin.

Seorang dokter di sebuah rumah sakit di Nay Pyi Taw mengatakan kepada BBC bahwa pasukan keamanan melakukan penggeledahan ke rumah-rumah warga pada tengah malam.

“Saya khawatir sebab mereka mengumumkan jam malam antara pukul 20.00 dan 04.00 agar kami tidak dapat keluar rumah, tetapi pada waktu itulah polisi dan tentara menangkapi orang-orang seperti kami,” kata dokter itu, yang tidak diungkap identitasnya karena alasan keselamatan dirinya.

“Hari yang lalu mereka menerobos masuk ke rumah, memotong pagar, masuk dan menangkap orang tanpa alasan. Itu mengapa saya khawatir,” ujarnya.

Hari Sabtu, militer mengatakan bahwa surat perintah penangkapan telah dikeluarkan bagi tujuh tokoh oposisi dan memperingatkan warga agar tidak menampung aktivis oposisi yang lari menghindari penangkapan.

Militer pada hari Sabtu juga menangguhkan pemberlakukan UU yang mengharuskan ada perintah pengadilan untuk menahan orang lebih dari 24 jam dan menggeledah properti milik pribadi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:internetkudetamilitermyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Orang Tandantangani Petisi Sebagai Bentuk Pembelaan Terhadap Din Syamsuddin
Tulisan selanjutnya Din Syamsuddin Dilaporkan GAR ITB, Bagaimana dengan yang Ini?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?