Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Israel’ Memblokir Vaksin COVID-19 yang Ditujukan ke Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Februari 2021 10:24 10:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Februari 2021 10:24
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com — ‘Israel’ memblokir pengiriman vaksin Covid-19 Otoritas Palestina (PA) yang ditujukan untuk petugas kesehatan di Jalur Gaza. Kantor ‘Israel’ yang mengontrol urusan sipil Palestina di Tepi Barat yang diduduki, mengatakan pemblokiran tersebut karena menunggu “keputusan politik”, Al Jazeera melaporkan.

Kantor, yang dikenal sebagai Cogat, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa PA telah meminta untuk mentransfer 1.000 dosis vaksin ke Gaza tetapi “permintaan ini sedang menunggu keputusan politik”.

Mengutip sumber-sumber ‘Israel’, AFP melaporkan bahwa mengizinkan transfer dari Tepi Barat ke Gaza bukanlah tindakan administratif sederhana di bawah lingkup Cogat, melainkan keputusan politik yang mungkin terkait dengan pembicaraan antara ‘Israel’ dan Hamas, kelompok politik yang mengatur Jalur Gaza. .

Lebih dari dua juta orang Palestina berdesakan di Gaza, area seluas kota Detroit di AS. Di bawah blokade oleh ‘Israel’ sejak 2006, Jalur Gaza telah digambarkan sebagai “penjara terbuka terbesar di dunia”.

Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah Zionis memikul “tanggung jawab penuh” untuk memblokir pengiriman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hari ini, 2.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia dipindahkan untuk memasuki Jalur Gaza, tetapi otoritas pendudukan mencegah masuknya mereka,” ungkap Kaila.

“Dosis ini dimaksudkan untuk staf medis yang bekerja di ruang perawatan intensif yang ditujukan untuk pasien Covid-19, dan untuk staf yang bekerja di bagian gawat darurat,” tambah pernyataan itu.

Otoritas Palestina, yang memiliki pemerintahan sendiri yang terbatas di Tepi Barat yang diduduki, mengatakan akan membagi pasokan vaksinnya yang terbatas dengan wilayah pesisir.

Gaza belum menerima vaksin apa pun. Pihak berwenang di sana telah melaporkan lebih dari 53.000 kasus dan setidaknya 537 kematian sejak dimulainya pandemi.

‘Israel’, yang melakukan salah satu kampanye vaksinasi per kapita tercepat di dunia, telah menghadapi kritik internasional karena tidak membagikan pasokan vaksinasi dengan warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduduki dan Gaza yang diblokade ‘Israel’.

Di tengah kritik, awal bulan ini pemerintah mengirim PA 5.000 dosis untuk diberikan di Tepi Barat yang diduduki, di mana hampir 3 juta warga Palestina tinggal.

 

Pengiriman Tertunda

PA memulai vaksinasi pertamanya – diberikan kepada petugas kesehatan garis depan – pada awal bulan ini dengan pengadaan awal 10.000 dosis vaksin Sputnik V, serta dosis Moderna yang dipasok oleh ‘Israel’.

Tetapi peluncuran umum kampanye vaksin di Tepi Barat telah ditunda karena penundaan pengiriman.

PA mengharapkan sekitar dua juta dosis yang dipesan dari berbagai produsen, selain vaksin dari program Covax yang didukung PBB, yang disiapkan untuk membantu negara-negara yang kurang kaya mendapatkan vaksin.

Begitu vaksin tiba, mereka berencana untuk mulai memvaksinasi masyarakat umum di Tepi Barat yang diduduki sambil berbagi stok dengan Hamas.

Sebelumnya pada hari Senin (15/02/2021), Perdana Menteri PA Mohammed Shtayyeh mengatakan bahwa peluncuran vaksinasi untuk masyarakat umum akan diumumkan “di lain waktu” ketika pasokan yang cukup tiba.

Tidak jelas apakah negara penjajah, yang mengontrol semua impor dan ekspor ke dan dari Tepi Barat yang diduduki, memainkan peran dalam penundaan tersebut.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19gazapalestinavaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jalaluddin Rakhmat, IJABI dan Gerakan Syiah Indonesia
Tulisan selanjutnya Dr Anthony Fauci Dapat Hadiah $1 Juta dari Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?