Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Nyatakan Terlarang Organisasi Rasis Génération Identitaire

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Maret 2021 13:04 1:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Maret 2021 13:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Dalam Negeri Prancis hari Rabu (3/3/2021) setuju untuk menyatakan kelompok kanan-jauh Génération Identitaire sebagai organisasi terlarang karena menyulut diskriminasi, kebencian dan kekerasan.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin menunjukkan keputusan tersebut lewat Twitter, mengatakan bahwa GI memiliki struktur organisasi seperti militer dan memiliki ciri-ciri seperti milisi privat.

Darmanin mengatakan dalam keputusan itu disebutkan IG memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok ultra-kanan yang menjadi penyokong logistiknya. IG yang berbasis di Lyon menerima donasi dari Brenton Tarrant, teroris pria kulit putih asal Australia pelaku penembakan 2019 di dua masjid di Christchurch, New Zealand, yang menewaskan 51 orang dan melukai sejumlah orang lain, lansir DW.

GI mengibarkan namanya di kalangan kanan-jauh beberapa tahun terakhir setelah melakukan sejumlah operasi guna menghalangi para migran/pengungsi masuk ke Prancis. Aksinya yang teranyar dilakukan pada bulan Januari, ketika sekitar 30 anggota GI berkumpul di puncak pass Col du Portillon Di perbatasan Prancis-Spanyol, di mana mereka melakukan operasi pengintaian yang disebutnya “untuk mempertahankan Eropa.”

Pada Agustus 2019, pemimpin kelompok itu dan dua anggotanya dijatuhi hukuman 6 bulan penjara setelah mereka melakukan aksi blokade di daerah Pegunungan Alpen Prancis dan menyewa dua helikopter untuk memburu para migran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota-anggota kelompok rasis itu memanjat puncak pass setinggi 1.762 meter dan membentangkan spanduk besar berbunyi “Perbatasan ditutup: Tidak ada jalan” sebelum mendirikan pagar plastik di salju sebagai simbol blokade jalan.

Menanggapi pemblokiran jalan itu, sekelompok aktivis peduli migran mengawal sekitar 30 migran memasuki Prancis, menyulut pertikaian dengan polisi dan anggota IG.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brenton TarrantGénération IdentitairePrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel spyware Drone Myanmar Perusahaan ‘Israel’ Jual Drone dan Spyware ke Myanmar Meski Terdapat Larangan
Tulisan selanjutnya Jejak Pemikiran Pan-Islamisme di Nusantara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?