Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Ethiopia Abiy Ahmed Mengakui Ada Tentara Eritrea di Tigray

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2021 09:15 9:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2021 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Ethiopia untuk pertama kalinya mengakui ada pasukan dari negara tetangga Eritrea di Tigray menyusul pecahnya konflik di daerah itu pada November 2020.

Selama berbulan-bulan kedua negara membantah ada tentara yang melintas batas.

PM Abiy Ahmed kepada parlemen Ethiopia  mengatakan tentara Eritrea masuk karena mereka khawatir pasukan pemberontak Tigray akan memperluas konflik ke negara tetangga.

Konflik terjadi setelah pasukan Tigray People’s Liberation Front (TPLF) menduduki pangkalan militer yang berada di Tigray.

TPLF bertahun-tahun berkuasa di Tigray, tetapi berselisih paham tentang masa depan sistem federal berbasis etnis dan perannya dalam pemerintahan. Ketika pemerintah pusat menyeru penundaan pemilu karena pandemi Covid-19 pada 2020, Tigray tanpa mengindahkan anjuran pemerintah Addis Ababa tetap menggelar pemilu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

TPLF akhirnya didepak dari pemerintahan pada akhir November dan PM Abiy Ahmed menyatakan konflik berhasil diakhiri, tetapi kenyataannya bentrokan senjata masih terus berlangsung.

Kelompok-kelompok HAM menuding pasukan Eritrea melakukan pembunuhan di kota Aksum, termasuk pembunuhan terhadap warga sipil tak bersenjata, memperkosa kaum wanita serta menjarah properti milik publik dan individu.

PM Abiy Ahmed mengatakan kepada parlemen bahwa pasukan Eritrea bertindak mengamankan wilayah perbatasan, mengambil alih lokasi yang ditinggalkan pasukan Ethiopia yang pergi bertempur.

Dia mengatakan sudah berbicara dengan pejabat-pejabat Eritrea tentang tuduhan tentara Eritrea melakukan kejahatan di Tigray.

PM Abiy Ahmed mengatakan tentara yang melakukan pemerkosaan terhadap para wanita dan menjarah harta rakyat di Tigray akan dimintai pertanggungjawaban sebab misi mereka di sana adalah untuk melindungi, lansir BBC

Banyak pengamat yang sejak lama menduga PM Abiy membuat kesepakatan dengan Presiden Eritrea Isaias Afwerki untuk bersama-sama menghadapi musuh yang sama yaitu TPLF di Tigray.

PM Abiy senantiasa menjawab kritikan internasional terhadap masalah di Tigray dengan mengatakan itu adalah masalah internal.

Dia pernah mengatakan kepada pimpinan PBB bahwa tentara Eritrea hanya masuk ke area dekat perbatasan yang disengketakan, yang sudah disetujui Ethiopia akan diserahkan ke Eritrea.

Pekan lalu PBB mengatakan akan bekerja sama dengan Komisi HAM Ethiopian untuk menyelidiki laporan-laporan terkait pembunuhan warga sipil dan kasus pemerkosaan yang meluas di Tigray.

Eritrea membantah tuduhan-tuduhan tersebut, terutama yang terjadi di Aksum, Dan menyebutnya sebagai tuduhan tidak masuk akan dan dibuat-buat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abiy AhmedEritreaEthiopiaTigray
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Nur Pembelaan Keberatan dengan Tuntutan JPU, Pengacara Gus Nur Bakal Ajukan Pembelaan Pekan Depan
Tulisan selanjutnya Shalat tarawih dua shift Jusuf Kalla: Shalat Tarawih Bisa Dilakukan Dua Shift

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?