Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

US CDC: Sudah Dapat Vaksinasi Lengkap Orang Bebas Bepergian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2021 14:11 2:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 April 2021 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Otoritas kesehatan publik di Amerika Serikat Centers for Disease Control and Prevention (CDC) hari Jumat (2/4/2021) memperbarui pedoman berkaitan dengan coronavirus, menambahkan bepergian dalam daftar aktivitas yang dapat dilakukan oleh orang yang sudah menerima vaksinasi lengkap Covid-19.

Dilansir Associated Press, CDC mengatakan orang yang sudah divaksinasi lengkap dapat bepergian di dalam wilayah Amerika Serikat tanpa perlu menjalani tes coronavirus lagi atau melakukan karantina.

Meskipun demikian, Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky mendesak masyarakat agar tetap berhati-hati dan dia menyarankan agar orang tidak bepergian sesuka hati karena angka infeksi coronavirus masih tinggi.

“Apabila Anda sudah divaksinasi, itu menurunkan risiko,” ujarnya.

Menurut CDC, lebih dari 100 juta orang di Amerika Serikat atau 30% populasi sudah mendapatkan sedikitnya satu dari dua dosis vaksin Covid-19. Seseorang dianggap telah lengkap divaksinasi dua pekan setelah menerima suntikan terakhir dosis yang diharuskan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bagi mereka yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap, CDC mengimbau agar tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu. Apabila mereka memang harus bepergian, CDC menganjurkan akan dilakukan tes Covid-19 satu atau tiga hari sebelum keberangkatan dan tiga atau lima hari setelahnya. Orang tersebut juga harus tinggal di rumah atau menjalani karantina selama tujuh hari setelah bepergian, meskipun hasil tes mereka negatif.

Paduan CDC terbaru menyebutkan, meskipun orang sudah divaksinasi lengkap dan bisa bepergian, mereka harus tetap mengenakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Bagi orang yang akan pergi ke luar negeri, apabila sudah divaksinasi lengkap mereka tidak perlu menjalani tes Covid-19 sebelum berangkat, kecuali negara tujuan mengharuskan demikian.

Bagi orang yang datang ke AS, orang yang sudah divaksinasi tetap harus menunjukkan hasil tes negatif sebelum menaiki pesawat, dan kembali menjalani tes tiga atau lima hari setelah kedatangannya. Mereka tidak perlu menjalani karantina.

Amerika Serikat memulai program vaksinasi Covid-19 pada pertengahan bulan Desember 2020. Imunisasi dengan vaksin buatan Pfizer dan Moderna mengharuskan seseorang disuntik total dua dosis dengan jarak sepekan. Vaksin Johnson & Johnson hanya disuntikkan satu kali.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCDCcoronaviruscovid-19vaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pandir dan Dungu, Tidak Ada Korelasi dengan Titel yang Disandang: Sidang Habib Rizieq Mengajarkan
Tulisan selanjutnya Bahasa Dimurtadkan, Pikiran Dikacaukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi

Berita
9 Juli 2026 13:00
Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer

Terbaru

  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?