Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

San Francisco Larang Penjualan Rokok Elektrik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juni 2019 12:00 12:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juni 2019 12:00
Bagikan
Rokok elektrik vs rokok batangan.
Bagikan

Hidayatullah.com—San Francisco menjadi kota pertama di Amerika Serikat yang melarang penjualan rokok elektrik sampai dampak kesehatan yang ditimbulkannya jelas.

Para pejabat kota itu hari Selasa (25/6/2019) menggelar pemungutan suara untuk memutuskan larangan bagi toko-toko menjual vaporiser (rokok elektrik) dan menjadikan ilegal pengiriman alat hisap tersebut oleh peritel online ke alamat di wilayah San Francisco, lansir BBC.

Kota di negara bagian California itu merupakan markas dari Juul Labs, produsen rokok elektrik paling populer di Amerika Serikat.

Wali Kota San Francisco London Breed memiliki waktu 10 hari untuk menandatangani legislasi itu, dan wanita tersebut mengisyaratkan bahwa dia bersedia menekennya. Legislasi itu akan mulai berlaku efektif tujuh bulan dari tanggal penandatanganannya, meskipun muncul sejumlah kabar bahwa perusahaan-perusahaan yang keberatan akan menggugatnya ke pengadilan.

Menurut US Centers for Desease Control and Prevention (CDC), jumlah remaja di Amerika Serikat yang mengaku menggunakan produk-produk nikotin naik sekitar 36% tahun lalu. Menurut CDC kenaikan itu juga disumbang oleh penggunaan rokok elektrik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berdasarkan UU federal, usia minimum pembeli produk tembakau adalah 18 tahun, meskipun di California dan beberapa negara bagian lain menetapkan 21 tahun.

Juul sebelumnya pernah mengatakan akan mendukung kebijakan pembatasan vaping di kalangan anak muda, hanya jika pemerintah memberlakukan tindakan tegas untuk menghentikan mereka menggunakan rokok reguler (rokok batangan)

Alat vaping atau rokok elektrik yang dibuat oleh Juul menguasai 70% pasar vaping di Amerika Serikat.

Juul berdalih bahwa larangan penjualan rokok elektrik justru akan membuat orang balik kembali menghisap batang rokok dan akan menciptakan “pasar gelap”.

Para aktivis anti-vaping mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan yang menggeluti bisnis seputar rokok elektrik dengan sengaja menarget orang-orang muda dengan menawarkan produk yang memberikan mereka sensasi merokok “beragam rasa”. Para aktivis itu mengatakan bahwa tidak hanya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut soal dampak vaping terhadap kesehatan, tetapi kebiasaan vaping juga mendorong kaum muda untuk menghisap batang rokok reguler.

Juul, yang 35% sahamnya dimiliki oleh pabrik tembakau Altria Group produsen rokok Marlboro, menawarkan nikotin cair berbagai rasa buah, seperti mangga dan ketimun, yang digemari banyak pemuda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rokok elektrikvaping
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir dapat Imbalan $9 Miliar dari ‘Kesepakatan Abad Ini’
Tulisan selanjutnya Erdogan: Begitu Zona Aman Dibentuk, Pengungsi Suriah yang Dapat Pulang Bisa Capai 1 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?