Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS: 36 Juta Rakyat Lapar Versus 234 Jutawan Kongres

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 November 2009 18:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menurut Biro Sensus Amerika Serikat dalam situsnya, populasi negara Paman Sam per 8 Nopember 2009 adalah 307.886.641 jiwa. Tahukah Anda jika per bulan Agustus 2009, lebih dari 36 juta di antaranya membeli makanan dengan kupon dari pemerintah, karena tidak punya cukup uang. Yang lebih mengejutkan lagi, 44% anggota Kongres AS ternyata merupakan jutawan, orang kaya-raya.

Rabu pekan lalu Departemen Pertanian AS (USDA) menyampaikan bahwasanya jumlah orang Amerika yang mendapatkan bantuan berupa kupon makan meningkat, angka 36.492.000 untuk pertama kalinya tercetak dalam sejarah mereka pada bulan Agustus lalu.

Jumlah tersebut meningkat dari bulan Juli yang menunjukkan angka 35.851.000 jiwa. Dengan demikian diperkirakan 1 dari setiap 8 orang Amerika meminta kupon makan, yang juga dikenal dengan Program Bantuan Nutrisi Tambahan, untuk mengisi perut mereka sehari-harinya.

Dari data yang ada, jumlah peningkatan warga AS yang meminta kupon makan selama tahun 2009 menunjukkan angka 4.707.000 orang. Selama kurun waktu Mei-Agustus saja peningkatannya sebanyak 2 juta orang.

Bagi para ekonom meningkatnya jumlah warga yang meminta makan kepada pemerintah tidaklah mengherankan. Sebab bulan Oktober lalu, angka pengangguran di negara yang katanya maju dan adidaya itu meningkat tajam menjadi 10,2%.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut ekonom Mark Zandi dari Moody’s Economy, bahkan jumlah itu akan terus meningkat tahun depan, dipertengahan tahun bisa menembus angka 11%.

Selama bulan Oktober lalu saja, tidak kurang dari 190.000 pekerjaan ditutup oleh para pengusaha. Itu adalah angka PHK yang paling rendah sejak resesi dahsyat Desember 2007.

Ironisnya, di tengah kepusingan masyarakat AS yang memikirkan makan dan ditambah lagi masalah undang-undang kesehatan, baru-baru ini Center for Responsive Politics (CRP) mengeluarkan sebuah laporan mengenai kekayaan anggota Kongres AS.

Catatan paling penting laporan itu adalah, sebanyak 234 orang anggota Kongres merupakan orang kaya raya, jutawan. Jumlah itu sama dengan 44% dari keseluruhan anggota Kongres. Bandingkan dengan 1% warga AS yang merupakan kelompok masyarakat jutawan.

CRP mengatakan, wakil rakyat (rep) dari Partai Republik asal California Darrel Issa adalah yang terkaya di Capitol Hill, dengan nilai harta diperkirakan USD 251 juta.

Menyusul adalah, Jane Harman (rep, demokrat, California) sebesar USD 244,7 juta. Herb Kohl (sen, demokrat, Wisconsin) sebesar USD 214,5 juta. Mark Warner (sen, demokrat, Virginia) sebesar  USD 209,7 juta. John Kerry (sen, demokrat, Massachusetts) sebesar USD 208,8 juta.

Setidaknya 7 legislator memiliki kekayaan lebih dari USD 100 juta, menurut data CRP tahun 2008.

Angka yang dikeluarkan oleh CRP merupakan angka perkiraan kasar, sebab agak sulit mengetahui jumlah kekayaan para wakil rakyat itu karena mereka hanya diminta melaporkan informasi keuangan secara umum saja.

Para legislator tersebut mendapatkan harta kekayaan di samping gaji mereka dari investasi yang ditanamkannya di berbagai perusahaan. Bahkan mereka ikut menikmati keuntungan dari bailout yang diberikan pemerintah kepada perusahaan seperti Well Fargo, Citigroup, Goldman Sachs dan Bank of America.

Sementara itu di kalangan eksekutif, tercatat Mary L. Schapiro, ketua Securities and Exchange Commission sebagai pejabat terkaya dengan jumlah kekayaan diperkirakan USD 26 juta.

Menlu Hillary Clinton berada di posisi selanjutnya dengan kekayaan USD 21 juta. Presiden Barrack Obama menempati posisi keenam dengan USD 4 juta.

Wakil Presiden Joe Biden yang sering kali menjuluki dirinya sebagai pekerja kerah biru asli, menurut data CRP sepertinya memang demikian, kekayaannya diperkirakan hanya USD 27.000.[di/cd/rtr/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peradaban Islam Sangat Dipengaruhi Kondisi dan Pengamalan Keislaman
Tulisan selanjutnya BNI Syariah Resmi Berdiri Awal 2010

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?