Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berisiko Fatal, Denmark Tidak Gunakan Vaksin AstraZeneca

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 April 2021 05:50 5:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 April 2021 05:50
Bagikan
Embargo Vaksin India
Bagikan

Hidayatullah.com—Denmark berhenti memberikan suntikan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca di tengah kekhawatiran terkait kasus penyumbatan darah.

Pengawas obat-obatan European Medicines Agency pekan lalu mengumumkan kemungkinan kaitan antara suntikan vaksin AstraZeneca dengan kasus penyumbatan atau pembekuan darah, tetapi menegaskan bahwa risiko meninggal karena Covid-19 lebih besar.

Sebelum ini sejumlaah negara Eropa menangguhkan pemberian vaksin AstraZeneca menyusul kasus-kasus pembekuan darah yang dialami orang-orang penerima vaksin tersebut.

Sebagian sekarang sudah kembali memberikan vaksin itu kepada warganya, tetapi dengan batasan umur.

Pejabat-pejabat Dennark mengatakan bahwa semua 2,4 juta dosis vaksin AstraZeneca akan ditarik sampai pemberiahuan lebih lanjut, lansir BBC Rabu (14/4/2021).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Otoritas kesehatan Denmark mengatakan hasil studi menunjukkan frekuensi masalah pembekuan darah menyusul pemberian vaksin tersebut lebih tinggi dari yang diperkirakan, yaitu sekitar 1 dari setiap 40.000 orang.

Hal itu diketahui setelah dua kasus thrombosis di Denmark berkaitan dengan pemberian vaksin AstraZeneca, lapor AFP. Satu kasus yang dialami seorang wanita berusia 60 tahun terbukti fatal.

Dirjen kesehatan Soren Brostrom mengatakan keputusan itu tidak mudah, tetapi Denmark memiliki vaksin lain yang bisa dipakai dan wabah di negara itu saat ini masih bisa dikendalikan.

“Kelompok-kelompok target vaksinasi selanjutnya kemungkinan tidak akan mengalami Covid-19 parah,” ujarnya. “Kami harus menimbang ini dengan fakta bahwa sekarang kita mengetahui efek buruk dari vaksinasi dengan AstraZeneca, meskipun risikonya bisa dikatakan kecil.”

Meskipun demikian, otoritas kesehatan Denmark itu mengatakan tidak menafikan vaksin itu akan dipergunakan lagi di lain waktu.

Denmark merupakan negara Eropa pertama yang menangguhkan penggunaan vaksin coronavirus buatan AstraZeneca pada bulan Maret. Langkahnya itu kemudian diikuti oleh sejumlah negara lain karena ditemukan sejumlah kasus serupa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AstraZenecacoronaviruscovid-19denmarkvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kasus covid-19 Studi: Pasien Covid-19 yang Jalani Kehidupan Tidak Aktif Miliki Risiko Kematian Lebih Besar
Tulisan selanjutnya Serangan pemukim ilegal Israel PBB Soroti Peningkatan Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’ terhadap Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?