Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Infeksi Harian Tembus 200.000 Warga India Berburu Tempat Tidur di Rumah Sakit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 April 2021 16:40 4:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 April 2021 16:40
Bagikan
Anggota keluarga salah satu korban tewas dalam kerusuhan Delhi yang berduka di luar kamar mayat Rumah Sakit GTB. (Foto: PTI)
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak orang India mendatangi rumah sakit untuk mendapatkan tempat tidur bagi anggota keluarganya yang tertular Covid-19, sementara pertambahan kasus infeksi harian menembus angka 200.000.

“Situasinya mengerikan,” kata Avinash Gawande, seorang pejabat dari sebuah rumah sakit pemerintah di kota industri Nagput, yang kewalahan kebanjiran pasien seperti halnya rumah sakit di negara bagian tetangga Gujarat dan Delhi di bagian utara.

“Kami rumah sakit berkapasitas 900 tempat tidur, tetapi ada 60 pasien yang antre masuk dan kami tidak ada tempat untuk mereka,” imbuhnya seperti dilansir Reuters Kamis (15/4/2021).

Di luar sebuah kamar mayat besar di kota Delhi, sanak keluarga korban yang menangis berduka berkumpul di bawah panasnya matahari, menunggu jasad orang yang mereka cintai dikeluarkan dari kamar mayat.

Seorang pria berusia 40-an tahun bernama Prashant Mehra mengatakan bahwa dia terpaksa harus membayar jasa seorang calo agar kakeknya yang berusia 90-an tahun mendapat kamar dan bisa dirawat di rumah sakit pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dia meninggal 6-7 jam kemudian,” ujarnya. “Kami meminta agar uangnya dikembalikan.”

Suplai oksigen dikabarkan menipis di berbagai daerah termasuk Gujarat, kampung halaman PM Narendra Modi.

Tayangan televisi menunjukkan antrean panjang ambulans pbawa pasien Covid-19, menunggu giliran masuk ke sebuah rumah sakit yang dapat menampung lebih dari 1.000 orang.

Negara bagian Maharashtra di mana terdapat kota Mumbai, pusat bisnis dan keuangan India, mulai memberlakukan lockdown semalam sebagai upaya meredam penyebaran coronavirus.

Kurun 24 jam terakhir India menambahkan 200.739 infeksi baru dalam catatan harian kasus Covid-19, menurut data Kementerian Kesehatan India. Angka kematian bertambah 1.038 menjadi total 173.123.

Total kasus infeksi 14,1 juta merupakan yang tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang membukukan angka 31,4 juta.

Meskipun sudah menyuntikkan sekitar 113 juta dosis vaksin Covid-19 – angka tertinggi setelah Amerika Serikat dan China – India memvaksinasi sebagian kecil dari jumlah penduduknya yang mencapai 1,4 miliar jiwa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jihad Ilmu dan Puasa
Tulisan selanjutnya PBB Kecam Pembunuhan Bekas Tokoh Pemberontak Tuareg

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?