Hidayatullah.com—Pemerintah Malawi memusnahkan lebih dari 16.000 vaksin Covid-19 yang sudah mencapai tanggal kadaluarsa, kata Kementerian Kesehatan seperti dikutip AFP.
Vaksin tersebut bagian dari 102.000 dosis vaksin yang dikirim oleh Uni Afrika tiga pekan lalu.
“Kami sudah menggunakan sebagian besar vaksin yang dikirimkan oleh Uni Afrika. Hari Selasa, ketika vaksin kadaluarsa, hanya tersisa 16.400 yang belum dipergunakan, yang sekarang dimusnahkan dan dibuang,” kata Menkes Charles Mwansambo kepada AFP Kamis (15/4/2021).
Malawi sejauh ini telah menerima 530.000 dosis vaksin Covid-19 melalui inisiatif global COVAX, Uni Afrika dan pemerintah India.
Kementerian Kesehatan mengatakan 300.000 orang sejauh ini sudah divaksinasi dan diharapkan akan mencapai 11 juta orang, jumlah yang dianggap mencukupi untuk mencapai kondisi imunitas kawanan, lapor AFP.*