Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Tanzania Jalani Ramadhan Tanpa Pembatasan Virus Corona

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 April 2021 12:15 12:15 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 April 2021 10:59
Bagikan
Muslim Tanzania Ramadhan
Bagikan

Hidayatullah.com — Sementara banyak negara dengan populasi Muslim telah menerapkan pembatasan virus corona selama bulan suci Ramadhan, Tanzania, yang lebih dari sepertiga populasinya Muslim, belum memberlakukannya. Meskipun Presiden Samia Suluhu Hassan tidak menyangkal Covid-19 seperti pendahulunya, pemimpin baru itu belum mengambil langkah-langkah yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan global.

Mariam Kiringo biasanya menjalankan bulan suci puasa setiap tahun.

Dia sekarang menyiapkan makan malam yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai Iftar untuk keluarga dan teman-temannya yang akan berbuka puasa.

Kiringo percaya bahwa bisa berkumpul selama periode ini, meski ada pandemi virus corona, adalah keberuntungan.

“Sejujurnya alhamdulillah kami mendapat kesempatan untuk bergabung bersama kerabat dalam menyantap buka puasa bersama,” ujarnya. Berbeda di negara lain, Kiringo menambahkan, di mana kami mendengar pembatasan virus corona telah membatasi Muslim, dan mereka tidak mendapat kesempatan untuk berkumpul bersama selama Ramadhan. Dia mengatakan bahwa di Tanzania, kami mendengar ada virus corona, tetapi itu belum menjadi ancaman besar sampai melarang kami berkumpul selama Ramadhan, lansir VoA News pada Selasa (20/04/2021).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pandemi virus corona telah mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi di seluruh dunia. Tapi di Tanzania, semuanya tampak normal seperti dulu, dengan sedikit orang yang menerapkan jarak sosial atau memakai masker wajah.

Terlepas dari adaya virus, para pemimpin Muslim mengatakan mereka terus mengadakan sholat dan dakwah di masjid. Mursalina Ally adalah seorang imam di Masjid Kichangani di kota.

Ia mengatakan telah menyerahkan semua masalah mereka kepada Allah, Allah-lah yang membantu dan melindungi dari bencana virus corona ini. Menurut Ally, terkait dakwah juga berjalan dengan baik. Ada banyak orang datang karena mereka takut akan Tuhan, dan mereka membutuhkan berkah dan nikmat dari Tuhan.

Tanzania berhenti menghitung kasus COVID-19 pada Mei tahun lalu, dengan Presiden saat itu John Magufuli menyatakan negara itu bebas dari virus corona.

Sekarang, umat Islam Tanzania memiliki persepsi berbeda tentang pandemi.

Bagi Mwanahamis Mohamed, ketika Anda menyerahkan segalanya kepada Allah, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Dia berkata, “Saya tidak takut, karena saya bergantung pada Allah. Bahkan jika saya mengatakan saya memakai masker, virus tetap dapat menginfeksi saya karena keputusan Allah.”

Bagi Salma James, ketakutan masih ada. “Kami sangat takut. Kami sangat takut, tapi kami berterima kasih kepada Allah. Kita bisa berkumpul bersama seperti Ramadhan ini,” katanya.

Presiden Samia Hassan yang menggantikan Magufuli yang wafat pada bulan lalu, mengumumkan pembentukan komite untuk lawan Covid-19 pada 2 pekan lalu. Politisi oposisi mengatakan presiden harus mempercepat proposalnya untuk membentuk komite ilmiah untuk meneliti penyakit tersebut, tetapi mengatakan penerimaannya atas masalah tersebut adalah tanda yang menjanjikan.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MuslimPembatasan Covid-19Samia Suluhu HassanTanzania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cara Islam Menangani Pandemi
Tulisan selanjutnya Demi ‘Keamanan’, China Hancurkan Masjid di Xinjiang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?