Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang Dewasa akan Bebas Teler Ganja di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2022 07:55 7:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Oktober 2022 07:55
Bagikan
Daun ganja.
Bagikan

Hidayatullah.com– Jerman ingin membebaskan orang dewasa untuk membeli dan memiliki ganja hingga 30 gram untuk keperluan rekreasi atau senang-senang dan mereka juga diperbolehkan memelihara tanaman ganja hingga tiga pohon.

“Jika undang-undang ini disahkan, itu akan menjadi proyek paling liberal bagi legalisasi ganja di Eropa, serta pasar yang paling diatur,” kata Menteri Kesehatan Karl Lauterbach pada konferensi pers di Berlin pada hari Rabu (26/10/2022).

“Ini akan bisa menjadi model [legalisasi ganja] bagi Eropa,” imbuhnya seperti dilansir The Guardian.

Dengan UU itu nantinya orang dewasa dapat bebas membeli dan menghisap kanabis di Jerman, kata politisi Partai Sosial Demokrat itu. Menurutnya, kebijakan seperti ini memberikan perlindungan yang lebih baik kepada orang-orang muda yang saat ini sudah menjadi pecandu agar tidak lagi mencarinya di pasar gelap.

“Kami tidak ingin memperluas konsumsi ganja, melainkan bermaksud meningkatkan perlindungan kaum muda dan kesehatan,” kata Lauterbach.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dengan sekitar 4 juta orang di Jerman sudah pernah mencoba ganja setidaknya sekali selama 12 bulan terakhir, model larangan yang ada saat ini “tidak berfungsi”, imbuhnya.

Lauterbach mengatakan kebijakan legalisasi ganja oleh Jerman ini berbeda dengan model kebijakan serupa di Belanda, yang secara teknis masih mempidanakan penanaman dan penjualan ganja atau kanabis alias mariyuana.

Model Belanda, kata Menteri Kesehatan itu, memiliki dua kelemahan, yaitu kebebasan penggunaan dan pasar yang tidak dikontrol ketat. “Apa yang kami pelajari dari pengalaman Belanda adalah kami tidak ingin seperti itu”, imbuhnya. “Kami ingin mengontrol seluruh pasar.”

Berdasarkan rancangan undang-undang legalisasi ganja yang disodorkan pemerintahan Kanselir Olaf Scholz, jumlah maksimal pembelian dan kepemilikan ganja untuk keperluan rekreasi adalah 20 gram sampai 30 gram. Penggunaannya bisa dilakukan di tempat pribadi, bisa juga di tempat umum yang diatur. Penanaman ganja di tempat pribadi paling banyak tiga pohon.

Iklan atau promosi produk ganja untuk keperluan rekreasi tidak diperbolehkan. Ganja itu hanya boleh dipasarkan dalam kemasan polos tanpa desain Iklan.

Penjualannya kemungkinan besar hanya di tempat berizin seperti apotek. Namun, asosiasi apoteker Jerman sudah menyuarakan penentangnya pekan ini, dengan alasan bahwa apotek berarti akan dipaksa untuk bersaing menjual ganja dengan toko lain.

Produk ganja yang bisa dimakan seperti dalam bentuk permen karet atau makanan yang dipanggang aturannya masih dibahas. Namun, sepertinya produk itu tidak mungkin diperbolehkan, sebab akan ada ketentuan batas atas kadar THC – zat utama dalam ganja yang membuat orang teler. Rencananya akan ada batasan THC maksimal bagi pengguna dewasa berusia 18 sampai 23 tahun.

Orang dewasa yang ingin bebas menikmati ganja hingga teler di Jerman harus bersabar. Pasalnya rancangan undang-undang ini masih harus dibahas dan diperdebatkan di parlemen. Tidak hanya itu, peraturan itu harus sejalan dengan kebijakan Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ganjaJermankanabismariyuanaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Burkina Faso Rekrut Warga Sipil untuk Perangi “Jihadis”
Tulisan selanjutnya Penusuk Anak di Cimahi Diduga Dalam Pengaruh Miras, Fahira Idris: Pantas Diancam Hukuman Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?