Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demi ‘Keamanan’, China Hancurkan Masjid di Xinjiang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 April 2021 12:26 12:26 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 April 2021 12:50
Bagikan
[Ilustrasi] Masjid di XInjiang, China
Bagikan

Hidayatullah.com — Pemerintah Xinjiang menyangkal laporan bahwa China sedang menghancurkan banyak masjid di seluruh wilayahnya. Seorang juru bicara dilaporkan berdalih bahwa masjid-masjid sedang dibangun ulang dan diperbaiki untuk memberikan keamanan yang lebih baik kepada populasi Muslimnya, lansir Newsweek pada Rabu (21/04/2021).

Global Times, tabloid berbahasa Inggris milik People’s Daily, surat kabar resmi Partai Komunitas China, mengutip juru bicara Kantor Informasi pemerintah Xinjiang yang berbicara tentang laporan tersebut. Menurut Global Times, juru bicara Elijan Anayat mengatakan pada konferensi pers 18 April, “Tidak ada yang disebut masalah pembongkaran paksa masjid di Xinjiang.”

Xinjiang, secara resmi bernama Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur, terletak di wilayah barat laut China. September lalu, New York Times melaporkan bahwa pemerintah Xinjiang menghancurkan banyak masjid di seluruh wilayah tersebut, dalam upaya untuk “mengikis warisan budaya dan agama di wilayah itu dan secara paksa mengasimilasi minoritas Muslim China.” Beberapa outlet media Barat lainnya, termasuk Voice of America, mengangkat laporan tersebut.

Dengan menggunakan citra satelit, Institut Kebijakan Strategis Australia memperkirakan pihak berwenang merusak atau langsung menghancurkan ribuan bangunan keagamaan di seluruh Xinjiang. Anayat mengatakan kondisi masjid yang buruk membuatnya tidak aman untuk digunakan, terutama karena gempa bumi dapat meruntuhkannya, menurut Global Times. Dia juga dilaporkan mengklaim rekonstruksi, relokasi atau perluasan bangunan itu atas permintaan umat Islam.

Pernyataan ini muncul ketika banyak laporan yang mengecam tindakan pemerintah China yang menahan orang-orang beragama di seluruh wilayah, termasuk Uighur dan etnis Muslim Turki lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih lanjut, laporan pada Senin oleh Human Rights Watch dan Balai Penyelesaian Konflik & Hak Asasi Manusia Internasional Universitas Stanford mengatakan China telah melakukan “kejahatan terhadap kemanusiaan” terhadap Uighur dan populasi etnis Muslim Turki lainnya di Xinjiang. Laporan tersebut mencirikan kejahatan tersebut sebagai “di antara pelanggaran hak asasi manusia yang paling parah di bawah hukum internasional.”

Anayat dilaporkan mengatakan bahwa “orang-orang beragama yang ditahan” sebenarnya adalah teroris yang menyebarkan ekstremisme. Dia mengklaim orang-orang religius yang baik bahkan telah dibunuh oleh para teroris ini.

Tabloid itu juga menulis bahwa Anayat mengklaim China tidak pernah secara khusus menargetkan agama apa pun ketika berusaha membungkam ekstremisme dan mencegah tindakan teroris terjadi di negara itu. Karena tindakan seperti itu, katanya, Xinjiang tidak pernah mengalami aksi teroris selama empat tahun berturut-turut.

Baik Global Times dan People’s Daily telah lama berfungsi sebagai corong Partai Komunis China dan menyebarkan propaganda pro-pemerintah. Setahun terakhir, Global Times juga dihadapkan pada tuduhan menyebarkan informasi yang salah tentang virus corona.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaetnis Muslim Uighurpartai komunis china
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Tanzania Ramadhan Muslim Tanzania Jalani Ramadhan Tanpa Pembatasan Virus Corona
Tulisan selanjutnya Satgas Covid-19 Lakukan Pengetatan Sebelum dan Sesudah Masa Larangan Mudik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?