Hidayatullah. com—Kepolisian Jerman membentuk tim khusus yang menangani kasus perdagangan sertifikat vaksinasi palsu.
Sejumlah orang ditipu membayar sekitar €100 untuk memperoleh sertifikat palsu dan asli lewat aplikasi Telegram terenskripsi.
Sertifikat vaksinasi kabarnya banyak diminati di Jerman terutama oleh orang yang enggan disuntik vaksin Covid-19. Sertifikat vaksinasi Covid-19 memberikan pemegangnya kebebasan lebih untuk bepergian di wilayah Jerman.
Enam tersangka pelaku pemalsuan sertifikat itu sedang diperiksa oleh unit baru tersebut, kata jubir Kepolisian Cologne Nicole Gentner seperti dilansir BBC Rabu (2/6/2021),
Salah satu tawaran di Telegram yang dikutip radio Jerman MDR menyebutkan bahwa sertifikat vaksinasi BioNTech atau AstraZeneca bisa dipesan dan akan dikirim dalam waktu 1-3 hari. Sertifikat dibunuhi stempel atau stiker serta tanda tangan seperti aslinya dengan harga €150 untuk dua sertifikat.*