Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Tangguhkan Operasi Militer Bersama Mali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juni 2021 15:45 3:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juni 2021 15:45
Bagikan
Drone Angkatan Udara Prancis di kawasan Sahel, Afrika.
Bagikan

Hidayatullah.com—Prancis menangguhkan operasi militer bersama dengan Mali menyusul kudeta belum lama ini.

Prancis mengatakan penangguhan akan berlangsung sampai pihaknya memperoleh jaminan kekuasaan akan dikembalikan ke tangan sipil.

Tentara Prancis beberapa tahun terakhir menjadi penyokong utama bagi pasukan Mali, Chad, Mauritania, Niger, dan Burkina Faso dalam perang mawan milisi-milisi di kawasan Sahel.

Pada 25 Mei, Kolonel Assimi Goïta, menyingkirkan presiden dan perdana menteri pemerintahan sementara yang dijabat sipil. Akibat tindakannya itu kelompok kerja sama Afrika Barat Ecowas dan African Union (AU) menghentikan keanggotaan Mali.

Dua hari setelah kudeta, Mahkamah Agung menetapkan Kolonel Goïta sebagai presiden sementara Mali.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Kamis (3/6/2021), Prancis juga mengatakan sambil menunggu kekuasaan di Mali diserahkan kepada sipil, tentara Prancis akan melanjutkan operasi militer di sana secara independen.

Mali merupakan negara di kawasan Afrika Barat bekas jajahan Prancis  yang tidak memiliki garis pantai. Wilayahnya luas tetapi rakyat hidup miskin dan terbelakang.

Kudeta pada tahun 2012 mendorong kebangkitan milisi-milisi yang memanfaatkan kekacauan dan ketidakstabilan di bagian Utara negara itu.

Tentara Prancis membantu pasukan pemerintah merebut kembali daerah-daerah yang dikuasai kelompok bersenjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:maliPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya impor Chile Chile Menyusun Rancangan Undang-undang yang Larang Impor dari Pemukiman ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Rasulullah dan Upaya Pembebasan Baitul Maqdis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?