Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ayat Al-Quran dan Hadis Dianggap Tak Sesuai ‘Nilai Republik’ Prancis, Imam Masjid Dipecat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Juli 2021 10:17 10:17 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Juli 2021 10:17
Bagikan
Dalam file foto 8 Februari 2010 ini, penduduk Muslim berjalan melewati penghinaan rasial yang dilukis di dinding sebuah masjid di kota Saint-Etienne, Prancis tengah. Graffiti berbunyi "Muslims".
Bagikan

Hidayatullah.com — Seorang imam masjid di wilayah Loire Prancis dipecat setelah ayat dan hadits yang dia baca selama khutbah Idul Adha dianggap “bertentangan dengan nilai-nilai Republik”, lansir Daily Sabah (25/07/2021).

Mmadi Ahamada, imam Masjid Agung Saint-Chamond, berdarah Komoro, diberhentikan dari tugasnya oleh Menteri Dalam Negeri Gerald Darmain. Itu terjadi setelah ia menyampaikan sebuah hadits dan ayat Surah Ahzab terkait para istri Nabi Muhammad dalam khutbahnya.

Setelah Isabelle Surply, anggota Dewan Kota Partai Republik, membagikan video khotbah online, Darmanin meminta Kantor Gubernur Loire untuk memberhentikan imam dan memastikan bahwa izin tinggalnya tidak diperpanjang, dengan alasan bahwa “ia menemukan pernyataan ini tidak dapat diterima” dan “melihatnya bertentangan dengan kesetaraan gender.”

Berbicara kepada situs web Le Progres, Ahamada mengatakan beberapa pernyataan dan ayat dalam khutbah dikutip dan digunakan di luar konteks.

“Gadis-gadis kami tidak harus tinggal di rumah; mereka menjadi dokter, insinyur, atau pilot,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah pesan di media sosial, otoritas masjid mengumumkan bahwa imam telah diberhentikan.

Kegubernuran Loire mengatakan bahwa mereka sedang berupaya untuk tidak memperbarui izin tinggal imam.

 

Imam lain dipecat di Hauts-de-Seine

Imam Mahdi, yang kritiknya terhadap gaya berpakaian beberapa wanita Muslim dalam khotbah yang dia berikan pada 4 Juni di Masjid Gennevilliers di provinsi Hauts-de-Seine juga dihentikan atas perintah Darmanin.

Darmanin juga meminta gubernur untuk turun tangan dan menghentikan kegiatan masjid jika ceramah semacam itu terulang. Prancis menggunakan alat baru untuk menindas umat Islam, undang-udang yang memperkuat penghormatan terhadap prinsip-prinsip republik.

Undang-undang yang menurut kelompok hak asasi manusia sangat beresiko mendiskriminasi umat Islam.

Setelah pertemuan di Kegubernuran Hauts-de-Seine pekan lalu, imam itu juga diberhentikan.

 

‘Imam diberhentikan atas permintaan saya’

Darmanin mengumumkan pada hari Jumat bahwa tugas para imam dihentikan.

“Atas permintaan saya, dua imam yang memberikan ceramah yang tidak dapat diterima di Hauts-de-Seine dan Loire dipecat. Kami akan berjuang tanpa lelah melawan mereka yang menentang aturan dan nilai-nilai Republik,” katanya di Twitter.

Menurut surat kabar Le Figaro, Kementerian Dalam Negeri telah menargetkan Masjid Roubaix, yang diklaim tidak mengizinkan wanita sejak awal pandemi COVID-19.

Administrasi provinsi utara sedang menunggu penjelasan dari otoritas masjid tentang masalah ini, menurut surat kabar itu.

Kebencian terhadap Islam
Pada Jumat malam, Pengacara Sefen Guez, seorang advokat hak asasi manusia, mengkritik menteri dalam negeri Prancis karena menargetkan imam dan meminta gubernur untuk memecat imam.

“Masjid Saint-Chamond telah mengkonfirmasi apa yang diketahui semua orang: para imam ditunjuk oleh gubernur di Prancis,” katanya di Twitter.

Pakar media Sylvain Tirreau menuduh Darmanin memiliki kebencian terhadap Islam dan mengatakan menteri dalam negeri tidak menyerah dalam upayanya melawan Muslim.

Sementara itu, kampanye petisi diluncurkan di Prancis untuk mendukung Mmadi Ahamada.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QuranGerald DarmainimamislamofobiamasjidPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya agnostik Ketua PP Muhammadiyah: Agnostik dan Radikalisme, Virus Pendidikan Nasional Indonesia yang Merusak
Tulisan selanjutnya minuman pencerna daging Terlalu Banyak Makan Daging Kurban, Ditemani 5 Jenis Minuman Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?