Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Taliban Bejanji untuk Tampil Berubah, Bagaimana Tanggapan Barat ?

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2021 08:47 8:47 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 Agustus 2021 08:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Taliban menawarkan perdamaian dan bersumpah untuk tidak membalas dendam pada kelompk oposisi. Gerakan ini juga berjanji untuk menghormati hak-hak kaum perempuan.

Sikap itu ternyata jauh berbeda dengan praktik mereka saat menguasai Afghanistan lebih dari dua dekade lalu. Kepastian itu diberikan oleh salah satu pendiri Taliban, yang kembali ke Afghanistan tadi malam setelah mereka diusir oleh pasukan koalisi Amerika Serikat (AS) pada tahun 2001, kutip AFP.

Taliban mengadakan konferensi pers pertamanya di Kabul ketika dunia menyuarakan keprihatinan karena kelompok itu sebelumnya dikaitkan dengan tirani dan pelanggaran hak asasi manusia. Taliban merebut kembali benteng Panjwai, Kandahar.

Sejarah lama juga mendorong puluhan ribu orang yang masih berada di Afghanistan untuk mencoba melarikan diri dari negara itu. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, yang untuk pertama kalinya mengungkapkan identitasnya kepada wartawan lokal dan asing, mengatakan semua lawan telah dimaafkan dari ‘A sampai Z’.

Dia meyakinkan bahwa penguasa baru akan memerintah secara positif dengan berbagai perbedaan yang disorot dibandingkan dengan kepemimpinan antara tahun 1996 dan 2001. “Kalau soal ideologi dan keyakinan tidak ada bedanya… tapi kalau dilihat berdasarkan pengalaman, kedewasaan dan visi, pasti banyak perbedaannya,” katanya kepada wartawan dikutip AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia juga menambahkan bahwa Taliban juga berkomitmen untuk mengizinkan perempuan bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, tetapi tidak mengungkapkan rinciannya. Soal penerapan rajam, pelarangan perempuan dari sekolah dan tidak mengizinkan perempuan bekerja dengan laki-laki pada rezim Taliban di masa lalu, masih menjadi mimpi buruk bagi rakyat Afghanistan.

Dengan demikian, tidak mengherankan banyak warga Afghanistan dan orang asing yang masih di negara itu terus mencoba keluar dengan AS dan negara-negara lain melalui transportasi udara dari bandara Kabul. Kekacauan di bandara Kabul awal pekan ini tampaknya mencerminkan ketakutan orang-orang di negara itu yang putus asa untuk melarikan diri dari kekuasaan Taliban.

Sebelumnya, Taliban juga telah menemui minoritas Sikh dan Hindu untuk tidak takut dan akan memberinya jamiman keamanan. Taliban juga menginstruksikan milisinya untuk tidak mengganggu warga dan menjarah barang-barang milik masyarakat, sebagai bukti kelompok ini telah berubah.

Meski demikian, tidak bisa dipastikan apakah kemenangan Taliban yang damai ini belum tentu disukai dan dibiarkan begitu saja oleh Barat. Hari ini, kelompok militer NATO, sudah menegaskan negara-negara anggotanya siap menyerbu Taliban jika berurusan dengan ‘kelompok teroris’ lagi, apalagi menyambut mereka di Afghanistan. NATO bahkan menyakinkan mereka masih memiliki cukup kekuatan militer untuk mengusir Taliban dari Afghanistan.

“Mereka yang mengambil alih kekuasaan memiliki tanggung jawab untuk tidak memberikan tempat bagi kelompok teroris internasional. Kami masih mampu menyerang kelompok teroris dari jauh,” ujar Sekjen NATO, Jens Stoltenberg, dilansir Reuters, Rabu(18/8/2021).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanbaratNATOTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Instagram algoritma Facebook Memblokir Akun Whatsapp Taliban
Tulisan selanjutnya Duta Besar Rusia: Kabul Lebih Aman di Bawah Taliban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?