Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemberontak Al Houthi Hentikan Serangan Rudal ke Saudi dan UEA

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 November 2018 07:01 7:01 am
Ahmad
Dipublikasikan 20 November 2018 07:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemberontak Syiah al Houthi Yaman mengumumkan penghentian serangan rudal dan drone ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) atas permintaan utusan perdamaian PBB Martin Griffiths.

“Setelah utusan PBB menghubungi dan meminta kami untuk menghentikan serangan, kami mengumumkan inisiatif untuk menghentikan serangan rudal dan pesawat tak berawak di negara-negara agresi,” kata Mohammed Ali al-Houthi, kepala Komite Revolusioner Tertinggi kelompok pemberontak, dalam sebuah pernyataan yang dirilis yang dimuat Anadolu Agency hari Senin.

Menurut dia, inisiatif itu muncul “untuk melemahkan pembenaran apapun untuk melanjutkan agresi atau blokade”.

Baca:Syiah Houthi Serang Pasar, 5 Terbunuh dan 20 

Pemimpin pemberontak Syiah al Houthi mengatakan kelompok itu menghentikan semua operasi militer untuk mencapai “perdamaian yang adil dan terhormat” jika koalisi pimpinan Arab Saudi bersedia.

Hingga saat ini, koalisi militer Saudi belum berkomentar mengenai langkah Houthi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kemiskinan melanda Yaman sejak kekerasan meletus pada 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.

Baca: Tokoh Pemberontak Syiah al Houthi ajak Warga Melawan Saudi

Konflik meningkat setahun kemudian ketika Arab Saudi dan sekutu Sunni-Arab melancarkan kampanye udara besar-besaran di Yaman untuk mengalahkan Houthi.

Tahun berikutnya, perundingan damai yang disponsori PBB di Kuwait gagal mengakhiri konflik itu.

Kekerasan telah menghancurkan infrastruktur Yaman, termasuk sistem air dan sanitasi, sehingga mendorong PBB untuk menggambarkan situasi di sana sebagai “salah satu bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern”.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHouthisyiahUEAyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lieberman Akui Tak Satupun Sanggup Leyapkan Hamas di Gaza
Tulisan selanjutnya PIMPIN Gelar Special Lecture Falsafah Sains Ibn Al-Haytham

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?