Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penerbangan Islami Rayani Air Dilarang Terbang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2016 09:59 9:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2016 09:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penerbangan islami pertama di Malaysia, Rayani Air, dilarang terbang oleh pihak berwenang karena melanggar peraturan.

Departemen Penerbangan Sipil (DCA) mengatakan pihaknya mencabut sertifikasi airline itu berkaitan dengan hasil audit keamanan dan administrasi.

Rayani Air yang diluncurkan Desember 2015 tidak menyajikan minuman beralkohol, menawarkan makan halal dan krunya mengenakan seragam sopan.

Maskapai penerbangan itu memiliki dua pesawat Boeing 737-400 yang masing-masing mampu mengangkut 180 penumpang, delapan pilot dan 50 kru.

Hari Senin (13/6/2016) DCA mengatakan bahwa Rayani Air tidak lagi dapat beroperasi sebagai penerbangan komersial, lapor BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

DCA membekukan operasionalnya selama tiga bulan setelah perusahaan itu gagal mengikuti peraturan penerbangan yang ada. Audit keamanan dilakukan kemudian untuk pengkaji operasional perusahaan.

Komisi penerbangan Malaysia mengatakan dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada Rayani Air bahwa maskapai penerbangan itu telah melanggar syarat-syarat yang ditetapkan dalam Air Service Licence (ASL) yang dipegangnya, serta perusahaan kurang memiliki kemampuan finansial dan manajemen untuk melanjutkan operasionalnya sebagai sebuah perusahaan penerbangan.”

DCA mengatakan pihaknya telah mengkaji secara menyeluruh atas audit keselamatan yang dilakukan terhadap penerbangan itu.

Berbasis di Pulau Langkawi, Rayani Air melayani penerbangan ke ibukota Kuala Lumpur dan Kota Bahru. Rayani Air berencana untuk menambah rute penerbangan ke kota-kota lain di Malaysia, dan berharap nantinya dapat melayani penerbangan haji dan umrah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berbagai Elemen Umat Islam Dukung Pemkot Serang Pertahankan Perda
Tulisan selanjutnya Berusaha Sembunyikan Uang Tunai Jutaan Dolar di Biara Bekas Menteri Argentina Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?