Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anadolu: Intelijen Prancis Tahu Lafarge Danai ISIS dalam Perang di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 September 2021 11:36 11:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 September 2021 11:36
Bagikan
isis prancis
Bagikan

Hidayatullah.com—Kantor Berita Turki, Anadolu Agency memperoleh dokumen yang mengungkapkan bahwa perusahaan raksasa semen Lafarge terus-menerus memberitahu badan intelijen Prancis tentang hubungannya dengan kelompok teroris Daesh/ISIS. Dokumen tersebut menunjukkan bahwa Lafarge, yang dituduh “terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan” atas pendanaan kelompok teror Daesh/ISIS dalam operasi di Suriah, memiliki hubungan dengan Daesh/ISIS dan intelijen Prancis mengetahuinya.

Dokumen memperlihatkan bahwa badan intelijen Prancis menggunakan jaringan Lafarge, kerjasamanya dengan kelompok teroris di Suriah dan melakukan pertemuan untuk mempertahankan operasinya di sana supaya mendapatkan berita dari wilayah tersebut, demikian kutip Anadolu Agency, Selasa (8/9/2021).

“Sejumlah dokumen juga mengungkapkan bahwa intelijen Prancis tidak memperingatkan perusahaan tersebut bahwa mereka melakukan kejahatan,” kutip Anadolu. “

Perusahaan tuntut dukungan dari badan intelijen Prancis

Menurut dokumen resmi Prancis, hubungan antara Lafarge dan badan intelijen Prancis dimulai pada 22 Januari 2014, ketika direktur keamanan perusahaan Jean-Claude Veillard mengirim email ke direktorat intelijen Kementerian Dalam Negeri. “Veillard, dalam suratnya, mengatakan perusahaan perlu menjaga hubungan dengan “aktor lokal” untuk dapat melanjutkan operasinya di Suriah.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Soal berita negatif yang muncul di media tentang perusahaan, dia bertanya apakah eksekutif dan kantor pusat perusahaan berada di bawah ancaman. Dalam tanggapan yang diberikan, petugas intelijen memberitahu Velliard tentang tanggal kapan mereka akan mengatasi masalah tersebut.

Intelijen Prancis dapat manfaat dari Lafarge

Menyusul diskusi skandal hubungan organisasi teroris Lafarge di Prancis dan refleksi masalah di pengadilan, petugas intelijen, dengan kode nama AM 02, muncul di pengadilan pada 18 November 2018. Menurut catatan pernyataan, petugas itu mengakui bahwa Lafarge adalah sumber informasinya di Suriah.

Petugas intelijen memberitahu hakim tentang aktivitas dinas rahasia Prancis mengambil keuntungan dari pabrik Lafarge. Dalam sebuah catatan, petugas intelijen tidak mengecualikan Daesh/ISIS, dan mengatakan Lafarge mengirim semen ke semua kelompok bersenjata di Suriah (termasuk Front al-Nusra) pada 2012-2014.

“Kami mendekati situasi secara murni dengan oportunistik, mengambil keuntungan dari operasi Lafarge yang berkelanjutan,” kata petugas intelijen di pengadilan.

Intelijen Prancis tahu Lafarge sediakan semen untuk Daesh/ISIS

Rincian pengiriman semen ke organisasi teroris Daesh/ISIS dibahas dalam surat pada 1 September 2014 antara Veillard, direktur keamanan Lafarge, dan intelijen Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Jelas bahwa negara Prancis mengetahui hubungan Lafarge dengan organisasi teroris, yang dapat disimpulkan dari pernyataan intelijen Prancis, di mana badan itu mengatakan, “Bisakah Anda memberikan rincian lebih lanjut tentang semen yang diberikan kepada Daesh?”

Beberapa dokumen yang dicapai oleh Anadolu Agency menunjukkan bahwa ada lebih dari 30 pertemuan antara Lafarge dan dinas intelijen domestik, asing, dan militer Prancis antara tahun 2013 dan 2014 saja. Berkat semen yang dipasok dari perusahaan Prancis itu, Daesh/ISIS diketahui telah membangun benteng pertahanan dan jaringan terowongan melawan kekuatan Koalisi yang dipimpin oleh AS.

Lafarge sampaikan informasi lapangan kepada intelijen Prancis

Menanggapi informasi tersebut, Veillard memberikan kesaksian kepada polisi pada 30 November 2017. Menurut rekaman pernyataan yang diakses oleh Anadolu Agency, dia mencoba membuktikan bahwa dia memberitahu pemerintah Prancis dan lembaga intelijen tentang semua yang pihaknya lakukan.

Informasi terkait pertemuan, kondisi lapangan, serta spekulasi yang didengar direktur keamanan ada di lampiran catatan pernyataan. Veillard menyampaikan informasi lapangan terkait bentrokan dan keseimbangan militer antara kelompok bersenjata.

Sebuah catatan tulisan tangan oleh Veillard, yang dikirim ke intelijen asing Prancis juga disertakan dalam lampiran.

Nasib hukum

Laporan yang mengklaim bahwa Lafarge secara teratur mendanai Daesh/ISIS selama perang saudara Suriah muncul di Prancis pada 2016. Menurut media Prancis, perusahaan itu juga memasok bahan bakar ke organisasi teror itu untuk melanjutkan aktivitasnya di wilayah Jalibiyah, Suriah.

Pada 2017, meski perusahaan tersebut mengakui telah melakukan pembayaran kepada kelompok-kelompok bersenjata di Suriah, perusahaan tersebut membantah tuduhan “keterlibatan dalam kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Setelah penyelidikan, delapan manajer, termasuk dua pejabat tinggi, dituduh mendanai terorisme dan berkerjasama melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Tuduhan “keterlibatan dalam kejahatan terhadap kemanusiaan” dijatuhkan pada November 2019.

Sebagai tanggapan, organisasi non-pemerintah membawa kasus ini ke Mahkamah Agung Prancis, yang menguatkan tuduhan terhadap Lafarge atas “pembiayaan terorisme”.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:intelijenISISLafargePrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pelarian Penjaga Penjara ‘Israel’ Dilaporkan ‘Tertidur’ Saat Pelarian Warga Palestina
Tulisan selanjutnya keimanan hari akhir Tipisnya Keimanan di Hari Akhir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?