Hidayatullah.com–Warga di Tepi Barat merayakan pembebasan hampir 200 tahanan Palestina oleh Israel. Di antara yang dibebaskan termasuk dua tahanan Palestina yang lama mendekam di penjara.
Mereka adalah Said Al-Atabeh dan Mohammed Abu Ali yang dipenjarakan karena terlibat serangan yang mematikan terhadap Israel.
Mereka telah di penjara selama 30 tahun. Ini merupakan pengecualian yang jarang dilakukan Israel.
Israel menyebut pembebasan ini sebagai pertanda baik untuk mendukung posisi Presiden Palestina Mahmud Abbas yang ikut hadir dalam upacara penyambutan mereka.
Namun hubungan Israel dan Palestina tegang dalam bulan-bulan belakangan. Palestina kecewa atas perluasan pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
Dalam kunjungan sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleeza Rice mengecam kebijakan ini.
Rice kembali ke Israel meskipun tekad Amerika untuk mencapai perjanjian damai sebelum masa jabatan Presiden Bush berakhir, kini tampak semakin kecil kemungkinannya. [bbc/hidayatullah.com]