Hidayatullah.com—Pendiri WikiLeaks Julian Assange sudah memperoleh izin untuk menikahi kekasihnya, Stella Moris, di dalam penjara, kata pihak berwenang Inggris.
Assange dikurung dalam penjara berpenjagaan super ketat Belmarsh Prison di London sejak 2019, sementara dirinya berjuang untuk menggagalkan permintaan ekstradisi ke Amerika Serikat dengan tuduhan spionase.
Hubungan mereka mulai terjalin ketika Assange masih mendapat suaka di Kedubes Ekuador di London. Assange dan Moris, seorang pengacara kelahiran Afrika Selatan, memiliki dua putra bernama Gabriel (4) dan Max (2).
“Saya harap tidak akan ada gangguan lebih lanjut dengan pernikahan kami,” kata Moris, yang sempat mengancam akan melayangkan gugatan hukum terhadap kepala penjara dan Menteri Kehakiman Inggris Dominic Raab karena dianggap berusaha menghalang-halangi pernikahannya.
Belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pernikahan tersebut, lapor Associated Press Jumat (12/11/2021). Izin dikeluarkan hari Kamis kemarin.
Pada bulan Januari, hakim di pengadilan Inggris sebenarnya sudah menolak permintaan ekstradisi Assange, tetapi aktivis itu sampai sekarang masih mendekam dalam penjara karena pihak pemerintah Amerika Serikat mengajukan banding.
Kejaksaan AS mendakwa Assange dengan 17 tuduhan spionase dan satu tuduhan penyalahgunaan komputer terkait publikasi WikiLeaks yang mengunggah ke internet ribuan dokumen militer dan diplomatik AS sepuluh tahun silam. Dokumen-dokumen rahasia itu didapat WikiLeaks dari prajurit Angkatan Darat AS Bradley Manning (kini berubah menjadi Chelsea Manning).*