Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bouncy Castle Tertiup Angin di Tasmania, Korban Nyawa Jadi 6 Anak, 2 Kritis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2021 11:26 11:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2021 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anak keenam meninggal dunia akibat luka-luka yang diderita dalam kecelakaan bouncy castle di Australia pekan lalu, kata pihak kepolisian.

Chace Harrison, 11, hari Ahad (19/12/2021) dilucuti alat penopang hidupnya di sebuah rumah sakit di Hobart, tiga hari setelah kecelakaan itu.

Dia merupakan satu dari sembilan anak yang terjatuh dari ketinggian 10 meter ketika wahana permainan karet tempat mereka bersenang-senang terangkat ke udara tertiup angin kencang, di halaman sekolahnya di Devonport, Tasmania.

Dua anak saat ini masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Lima anak lain yang kehilangan nyawanya adalah Addison Stewart (11), Zane Mellor (12), Jye Sheehan (12), Jalailah Jayne-Maree Jones (12), dan Peter Dodt (12).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang anak lelaki terluka dan dipulangkan dari rumah sakit pada hari Jumat. Dia mengunjungi 

sekolahnya Hillcrest Primary School pada hari Ahad dan memberikan penghormatan terakhir kepada teman-teman sekelasnya yang telah tiada.

Masih belum jelas bagaimana insiden itu terjadi. Polisi mengatakan mereka masih menyelidiki apakah wahana karet itu terikat dengan baik ke tanah.

“Kami tidak ingin gegabah, tetapi kami memahami bahwa masyarakat menginginkan kejelasan,” kata Komisioner Kepolisian Tasmania Darren Hine hari Ahad (19/12/2021) seperti dilansir BBC.

Petugas dari New South Wales akan diberangkatkan ke Tasmania pekan ini untuk membantu proses investigasi.

Polisi mengatakan ada sekitar 40 anak serta guru dan orang dewasa lainnya di acara yang digelar pada hari terakhir sekolah sebelum liburan semester itu.

Hine mengatakan petugas akan berusaha mengumpulkan semua bukti untuk menuntaskan penyelidikan.

Tragedi itu mengguncang Devonport – kota yang berpenghuni kurang dari 30.000 jiwa – dan mengejutkan warga di berbagai penjuru Australia.

Aksi penggalangan dana online untuk keluarga korban sejauh ini mengumpulkan lebih dari A$1,3 juta (£700.000; $930.000).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anginAustraliabouncy castleKecelakaanTasmania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya hindu india Pemimpin Vishva Hindu Parishad India Ajak Warga Siapkan Pedang untuk Lindungi Sapi
Tulisan selanjutnya nabi isa Nabi Isa menurut Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?