Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Mayat Ditemukan, 2 Staf Save the Children Hilang di Kayah Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Desember 2021 11:19 11:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Desember 2021 11:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi bantuan Save the Children mengatakan dua stafnya hilang di Myanmar setelah lebih dari 30 mayat ditemukan menyusul serangan yang diduga dilakukan militer.

Tentara memaksa orang keluar dari kendaraan, menangkap sebagian dari mereka, membunuh dan membakar sebagian lain di negara bagian Kayah, kata organisasi bantuan Kristen berbasis di Inggris itu.

Anak-anak dan wanita diyakini termasuk di antara korban insiden hari Jumat (24/12/2021) tersebut.

Militer mengatakan pihaknya membunuh sejumlah teroris bersenjata di wilayah timur Myanmar itu, lansir BBC.

Dalam sebuah pernyataan hari Sabtu (25/12/2021), Saturday Save the Children mengutuk serangan itu, yang dikatakan menewaskan sedikitnya 38 orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikatakan bahwa dua anggota stafnya sedang dalam perjalanan pulang untuk liburan Natal setelah melakukan pekerjaan kemanusiaan dan terjebak dalam insiden itu dan hilang.

“Kami mendapat konfirmasi bahwa kendaraan pribadi mereka diserang dan dibakar,” kata organisasi itu.

“Kami ngeri atas kekerasan yang dilakukan terhadap warga sipil tak berdosa dan staf kami, yang berdedikasi dalam kerja kemanusiaan, mendukung jutaan anak yang membutuhkan di seluruh Myanmar,” kata pimpinan eksekutif Save the Children Inger Ashing.

Foto-foto yang menunjukkan akibat dari dugaan serangan militer di daerah Hpruso menyebar, memperlihatkan sisa-sisa kendaraan yang hangus.

Karenni National Defence Force, salah satu milisi terbesar di Myanmar yang menentang junta, mengatakan yang tewas bukanlah anggota milisi tetapi warga sipil yang mencari perlindungan dari konflik.

“Kami sangat terkejut melihat semua mayat memiliki ukuran yang berbeda, termasuk anak-anak, wanita dan orang tua,” kata seorang komandan dari kelompok pemberontak Karen itu mengatakan kepada Reuters.

Seorang juru bicara militer Myanmar mengatakan pertempuran terjadi di Hpruso pada hari Jumat setelah pasukannya berusaha menghentikan tujuh mobil melaju dengan “cara yang mencurigakan”, lapor AFP.

Pasukan telah membunuh sejumlah orang dalam bentrokan selanjutnya, kata juru bicara militer Zaw Min Tun kepada Reuters, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KarenmilitermyanmarSave the Children
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Sekadar Liburan, Pelajar SMH Balikpapan Dibekali Mushaf Al-Qur’an – Buku Wirid
Tulisan selanjutnya Sudah Divaksinasi Lengkap, 3 Anggota BTS Positif Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?