Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yunani Menyangkal Membunuh Imigran yang Menyeberang dari Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 Maret 2020 09:40 9:40 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Maret 2020 09:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Yunani membantah klaim Turki bahwa pihaknya menembakkan peluru tajam ke arah para pengungsi dan imigran di perbatasan. Sebelumnya, beberapa pengungsi diduga terluka dan salah satunya meninggal kemudian lapor Al Jazeera.

“Saya menyangkalnya mentah-mentah,” juru bicara Yunani Stelios Petsas mengatakan pada wartawan ketika ditanya tentang tuduhan Turki pada Rabu.

“Turki mengarang dan menyiarkan berita palsu mengenai negara kami,” kata Petsas. “Negara itu mengarang berita palsu lain hari ini, mengenai luka-luka akibat tembakan Yunani.”

Tuduhan itu dibuat oleh kantor kegubernuran Edirne, provinsi barat laut Turki yang berbatasan dengan Yunani, pada Rabu (4/3) pagi.

“Enam orang terluka setelah peluru tajam digunakan,” kantor gubernur mengatakan. Kantor gubernur Edirne menambahkan salah satu dari laki-laki yang tertembak kemudian meninggal akibat lukanya. “Anggota Komisi HAM Parlemen Turki, di antara yang lain, telah menyaksikan peristiwa itu,” kata Kantor Gubernur Edirne.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah video yang dibagikan kepada para jurnalis oleh pihak berwenang Turki juga tampak menunjukkan ketegangan sekelompok orang berjumlah puluhan. Meskipun tingkat kekerasan yang sebenarnya terjadi tidak jelas dari rekaman itu.

Yunani menuduh pihak berwenang Turki secara sistematis mengeluarkan pernyataan menyesatkan terkait pergerakan pencari suaka di perbatasan. Ankara pada Ahad lalu mengumumkan pihaknya tidak akan lagi menahan perjalanan mereka ke Eropa. Petsas pada Rabu mengatakan klaim oleh Turki bahwa telah mengizinkan 100.000 orang menyeberangi perbatasan juga palsu.

“Sepanjang hari, kami mendengar bom suara,” kata Natasha Ghoneim dari Al Jazeera, melaporkan dari sisi perbatasan Turki.

“Saya melihat asap, api dan pengungsi yang kembali dari pos pemeriksaan mengatakan kepada kami tentang tembakan gas air mata yang terus-menerus. Kami juga menyaksikan beberapa ambulans meninggalkan tempat kejadian – anda dapat mendengar sirine selama setengah jam.

“Pemerintah Yunani … mengatakan tidak ada seorangpun yang terbunuh di perbatasan hari ini dan mereka tidak menggunakan peluru tajam.”

Para pengungsi di perbatasan sisi Turki telah menceritakan kepada Al Jazeera tentang perlakuan polisi Yunani kepada mereka.

“Banyak dari mereka mampu menyeberang ke Yunani,” kata Ghoneim. “Mereka mengatakan, setibanya di sana, polisi memukuli mereka, menyita telepon genggam mereka, uang, dokumen penting, dan langsung mendeportasi mereka.

“Itu sesuai dengan kebijakan pemerintah Yunani tentang deportasi cepat; mereka telah melarang pemrosesan permohonan suaka. Badan pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan negara-negara tidak boleh menggunakan kekuatan yang berlebihan atau tidak proporsional dan bahwa permohonan suaka harus diproses dengan ‘cara yang tertib’.

“Sementara itu, Human Rights Watch menyatakan keprihatinan bahwa di bawah hukum internasional hak-hak pengungsi dan migran mungkin dilanggar jika mereka tidak dapat mengajukan permohonan suaka.”*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropapengungsi SuriahsuriahTurkiYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Ilmuwan Pakai Komputer Super Cegah Gelombang Kedua Belalang di Afrika Timur
Tulisan selanjutnya militan isis Konflik Afghanistan: Serangan AS dan Bentrokan Hancurkan Genjatan Senjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?