Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

50 Militan ISIS Khorasan Menyerah pada Intelijen IEA di Nangarhar

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Februari 2022 11:00 11:00 am
Ahmad
Dipublikasikan 8 Februari 2022 11:30
Bagikan
ISIS menyerah
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya 50 gerilyawan ISIS-K (ISIS Khorasan) telah menyerah kepada intelijen Imarah Islam Afghanistan (IEA) di provinsi timur Nangarhar, kata pejabat setempat, hari Ahad. Menurut IEA, para militan menyerah setelah upaya mediasi oleh para tetua suku.

Dr. Bashir, Kepala Direktorat Intelijen IEA Nangarhar, mengatakan bahwa berdasarkan keputusan amnesti, militan Daesh menyerah kepada IEA dan prosesnya “sedang berlangsung”. “Lima puluh dari mereka adalah Daesh, yang datang dari delapan distrik dan menyerah kepada Imarah Islam,” kata Bashir dikutip Ariana News.

Para militan juga menyatakan penyesalan dan mengatakan mereka menyesal telah bergabung dengan kelompok itu. “Mereka (Daesh) adalah orang-orang yang sangat kejam. Saya menyesali apa yang saya lakukan. Saya datang ke sini sendiri, atas kemauan saya sendiri, dan menyerah kepada Imarah Islam. Kami tidak datang ke sini dengan paksa,” kata Inamullah, seorang mantan militan Daesh.

“Kami berterima kasih kepada Taliban (IEA), mereka adalah rekan senegara kami, dan maafkan kami. Kami menyesali kegiatan kami di masa lalu. Kami tidak akan mengulangi kegiatan [masa lalu] kami di masa depan,” kata Pasarly, mantan gerilyawan Daesh lainnya.

Namun para tetua suku Nangarhar telah memperingatkan para militan ISIS yang baru saja menyerah bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi yang keras jika mereka bergabung kembali dengan kelompok teror. “Kami telah membawa mereka ke sini; mereka bersumpah bahwa mereka tidak akan bergabung kembali dengan Daesh; dan mereka menyesali tindakan mereka di masa lalu,” kata Ghulam Ali Malik, seorang tetua suku.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Para tetua suku mengatakan jika mantan militan bergabung kembali dengan Daesh, mereka akan membakar rumah mereka dan akan mengusir mereka dari Afghanistan,” kata Malik Zainuddin, tetua suku lainnya.

Peristiwa ini terjadi setelah lebih dari 500 anggota Daesh menyerah kepada IEA di Nangarhar setelah pengambilalihan kekuasaan pada pertengahan Agustus.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanImarah Islam AfghanistanISIS Khorasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masa muda Dosen Unida Minta IKPM Cabang Turki Serius Memanfaatkan Masa Muda
Tulisan selanjutnya metaverse kebaikan Metaverse, Mampukah Mengantarkan Kebaikan Bagi Manusia?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?