Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jaksa: Ponsel Milik Saksi Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu Diretas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Februari 2022 16:34 4:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Februari 2022 15:03
Bagikan
Seorang wanita menggunakan ponsel di depan kantor NSO di Herzliya, dekat Tel Aviv, pembuat perangkat lunak mata-mata, Pegasus, yang diduga digunakan oleh polisi Israel untuk memata-matai penduduk negara itu. - foto AFP
Bagikan

Hidayatullah.com–Jaksa penuntut dalam kasus korupsi Benjamin Netanyahu, hari Rabu (16/2/2022), mengatakan bahwa spyware dipakai untuk meretas ponsel salah satu saksi, tetapi karena tidak ada materi relevan yang dicuri maka persidangan bekas perdana menteri Israel itu tetap dilanjutkan.

Dilansir AFP, pengadilan distrik Yerusalem memerintahkan jaksa untuk melakukan audit atas potensi penggunaan oleh penyelidik malware Pegasus yang kontroversial, yang dibuat oleh kelompok NSO Israel, menyusul laporan media perihal Pegasus yang digunakan untuk meretas gawai sejumlah orang dalam kasus korupsi tersebut.

Hasil audit tidak menyebut secara langsung Pegasus, Laporan itu juga menyebutkan bahwa ponsel bekas dirjen kementerian komunikasi Shlomo Filber disusupi spyware dengan izin legal.

Jaksa juga mengatakan upaya yang gagal dilakukan, dengan otorisasi legal, untuk memasang spyware di ponsel istri Shaul Elovitch, Iris. Pasangan itu adalah terdakwa bersama dalam kasus Netanyahu.

Filber dituding menjadi penghubung antara Netanyahu dan pemegang saham pengendali dari perusahaan telekomunikasi Bezeq, Shaul Elovitch, di mana para pihak itu berencana saling membantu agar berita yang muncul dalam situs milik perusahaan itu yang positif saja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Filber, yang pernah menjadi sekutu dekat Netanyahu, setuju untuk menjadi saksi bagi jaksa yang memberatkan terdakwa.

Netanyahu, yang menjabat perdana menteri Israel dari 2009 hingga 2021, didakwa dengan sejumlah tuduhan termasuk penyuapan, penipuan dan pelanggaran amanat. Semua tuduhan dibantah oleh pemimpin Partai Likud itu.

Proses pengadilan kasusnya itu dihebohkan dengan terungkapnya perihal Pegasus, perangkat lunak yang digunakan untuk memata-matai para saksi, sementara penggunaan malware itu untuk memata-matai sejumlah tokoh dan warga Israel telah memicu kemarahan domestik.

Koran bisnis Calcalist telah melaporkan bahwa Pegasus digunakan terhadap puluhan tokoh terkemuka, termasuk birokrat, aktivis, walikota dan pemimpin bisnis yang berpengaruh. Program itu dapat menyalakan kamera atau mikrofon ponsel dan memanen datanya.

Perdana Menteri Naftali Bennett berjanji akan melakukan penyelidikan penuh atas semua dugaan spionase terhadap warga Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuKorupsimalwarePegasusspionase
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Marak Penipuan Bermodus Bantuan, Pesantren Diimbau Jangan Mudah Percaya
Tulisan selanjutnya Di India 13 Orang Tewas Kejeblos Sumur Saat Upacara Pernikahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?