Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Krisis Rusia-Ukraina: 137 tewas, 160 Terluka dalam Serangan di Ukraina

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Februari 2022 10:50 10:50 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Februari 2022 10:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sehari setelah Rusia melancarkan operasi militer atas Ukraina, presiden negara itu mengkonfirmasi 137 orang tewas yang melibatkan tentara dan warga sipil, sementara 160 lainnya dilaporkan terluka.

Untuk hari kedua berturut-turut, pasukan Rusia terus menyerang beberapa posisi penting di beberapa kota di Ukraina, kutip AFP.

Penduduk di ibu kota Kiev dan kota-kota lain berbondong-bondong menyelamatkan diri dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan 100.000 orang telah melakukannya sejauh ini.  Laporan terbaru menyebutkan serangkaian ledakan di kota pelabuhan Mariupol yang merupakan rumah bagi hampir setengah juta orang.

Sejak mengobarkan perang, Rusia telah berhasil menguasai kompleks Chernobyl yang menampung situs yang pernah memicu bencana nuklir terburuk di dunia sebelumnya. Kompleks tersebut hingga hari ini masih memancarkan efek radioaktif yang berbahaya.

Sejak Kamis, pasukan Rusia telah maju dan memasuki wilayah Ukraina dengan pasukannya menembak dengan ledakan yang dilaporkan terdengar di seluruh Ukraina, termasuk di Kiev. Pertempuran terus meletus termasuk di lapangan terbang dekat ibu kota yang dikepung oleh pasukan Rusia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, pasukan militer Ukraina mengklaim telah direbut kembali.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah untuk terus membela negaranya dari agresi Rusia lebih lanjut.

Bahkan, katanya, itu adalah tanggung jawabnya untuk menjaga Ukraina di sisi barat karena sekarang adalah bekas negara Soviet. Analis melihat perang di Ukraina oleh Rusia meletus sebagai akibat dari intervensi AS yang memberi Ukraina ruang untuk mengganggu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), aliansi yang didirikan oleh AS pada tahun 1949.

Namun, niat Ukraina tidak disukai oleh Rusia karena Ukraina adalah anggota bekas Uni Soviet, Uni Soviet Serangan itu diduga bertujuan untuk mendidik Ukraina dan ingin tetangga Rusia itu berubah pikiran untuk tidak bergabung dengan NATO.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:NATOPerang Rusia Ukraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya dakwah nabi nuh Meneladani Keteguhan Dakwah Nabi Nuh Alaihissalam
Tulisan selanjutnya Kontroversi Pernyataan Menag, Ketua MUI: Baiknya Sudahi Polemik dengan Minta Maaf pada Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak

Berita
29 Oktober 2026 15:37
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

Terbaru

  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?