Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Laporan: Afghanistan Negara Paling Tidak Bahagia di Dunia 2022

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Maret 2022 16:24 4:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Maret 2022 18:00
Bagikan
Sebuah keluarga di Herat ini terpaksa memberi makan anak-anak mereka dengan tepung kering selama berhari-hari/ Anadolu Agency
Bagikan

Hidayatullah.com—Afghanistan terdaftar sebagai negara paling tidak bahagia di dunia – bahkan sebelum Taliban berkuasa Agustus lalu. Temuan itu didapat dalam World Happiness Report yang dirilis oleh Sustainable Development Solutions Network for the United Nations (UN).

Laporan tersebut biasanya dirilis pada perayaan Hari Kebahagiaan Dunia yang jatuh pada 20 Maret. Afghanistan berada di urutan terbawah dari 146 negara yang dipantau dengan skor kebahagiaan hanya 2,5 poin.

Peringkat di dua negara paling tidak bahagia terakhir adalah Lebanon diikuti oleh Botswana, Rwanda dan Zimbabwe. Laporan tersebut juga menempatkan Finlandia sebagai negara paling bahagia di dunia.

Finlandia mendapat skor 7,8 disusul Denmark, Swiss, Islandia, dan Belanda. Kajian untuk mengidentifikasi posisi negara-negara di dunia dilakukan setelah menganalisis data yang mencakup berbagai aspek. Di antara aspek yang dikaji adalah pendapatan per kapita, kebebasan, kepercayaan, harapan hidup sehat, serta tingkat korupsi di negara ini.

Afghanistan mencatat rekor buruk di bawah pemerintahan yang didukung AS. Meningkatnya angka kemiskinan di samping tingginya angka pengangguran mempengaruhi posisinya sebagai negara yang tidak bahagia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan Internasional Gallup pada tahun 2018 menemukan bahwa mayoritas orang Afghanistan mengakui bahwa mereka tidak memiliki harapan untuk masa depan bahkan setelah Taliban jatuh pada tahun 2001.

Negara ini juga dilanda perang, korupsi, kemiskinan, dan pengangguran selama bertahun-tahun.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistankemiskinan Afghanistanskor kebahagiaanTalibanWorld Happiness Report
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gelang Anak untuk Temani Orang Tua Umrah Diluncurkan di Masjidil Haram
Tulisan selanjutnya ciri rumah yang diberkahi Allah Inilah Ciri Rumah yang Diberkahi Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?